Ribuan Pendemo Dievakuasi Naik Truk TNI/Polri dari Kantor Gubernur Papua

Edy Siswanto, Okezone · Jum'at 30 Agustus 2019 10:36 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 30 337 2098485 ribuan-pendemo-dievakuasi-naik-truk-tni-polri-dari-kantor-gubernur-papua-ii8nCrdoMN.jpg Aksi Long March dari Abepura ke Kantor Gubernur Papua di Jayapura, Papua (foto: Edy Siswanto/Okezone)

JAYAPURA - Sebanyak 10 truk TNI/Polri dikerahkan untuk membantu mengantar pulang sekira 1.000 orang massa aksi demo yang semalam menduduki kantor Gubernur Papua. Pengerahan truk-truk tersebut untuk mengantisipasi bentrok antar massa.

"Pengerahan truk TNI/Polri yang dimulai sejak pukul 09.15 WIT adalah dalam upaya mengantisipasi bentrok antara massa aksi demo yang merasa ketakutan untuk kembali ke tempat masing-masing dengan aksi masyarakat yang mengatasnamakan kelompok masyarakat Paguyuban Nusantara yang menolak aksi demo," kata Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol CPL Eko Daryanto dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Jumat (30/8/2019).

Baca Juga: Fahri Hamzah: Presiden Perlu Ambil Langkah Luar Biasa Atasi Konflik Papua 

Masyarakat Minta Kemenkominfo Buka Akses Internet di Papua

Eko mengimbau masyarakat paguyuban Nusantara untuk menghentikan aksi sweeping terhadap pelaku aksi demo agar tak terjadi bentrokan dan kericuhan yang tidak diinginkan.

"Kami juga meningkatkan pengamananan terhadap objek-objek vital dan memback-up Polda Papua dalam rangka pengamanan aksi-aksi demo di lapangan," ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, situasi Kota Jayapura di Provinsi Papua dan sekitarnya, pasca-aksi demonstrasi berujung ricuh kemarin terpantau masih lumpuh. Warga pun tampak berjaga-jaga di sejumlah lokasi.

Bahkan, para murid sekolah diliburkan dan pusat perbelanjaan serta perkantoran tidak beroperasi.

Sementara Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, masa aksi di Jayapura diwarnai tindakan anarkisme dengan melakukan pembakaran dan fasilitas publik.

"Untuk kejadian beberapa properti masyarakat ada yang rusak, fasilitas publik ada yang terbakar," kata Dedi kepada wartawan, kemarin.

Berdasarkan data yang dihimpun pihak kepolisian, terdapat 7 fasilitas publik dan kendaraan yang dirusak oleh masa adalah:

Baca Juga: Kerusuhan di Papua, Lapas Dirusak hingga Mobil Dibakar 

1. Pembobolan dan pengrusakan lapas Abepura,

2. Pembakaran Polsek Jayapura Selatan,

3. Perusakan dan pembakaran pertokoan PTC di Jayapura Selatan,

4. Perusakan beberapa kendaraan mobil dinas TNI Polri,

5. Pembakaran samwil atau tempat pengrajin kayu di pinggir Jalan Hamadi,

6. Perusakan mobil-mobil di sepanjang jalan yang dilewati massa,

7. Pembakaran belakang kantor Majelis Rakyat Papua (MRP).

Dedi mengakui saat ini pihaknya kesulitan untuk melakukan komunikasi untuk memberikan informasi pekembangan di Papua akibat jaringan telekomunikasi yang putus. Polisi sendiri bersama dengan TNI serta tokoh masyarakat terus berupaya mendinginkan situasi di lokasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini