Wiranto Sebut 3 TNI, 4 Polisi dan 2 Warga Jadi Korban Kerusuhan di Deiyai Papua

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Kamis 29 Agustus 2019 15:34 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 29 337 2098165 wiranto-sebut-3-tni-4-polisi-dan-2-warga-jadi-korban-kerusuhan-di-deiyai-papua-jt4UOXIPWc.jpg Menko Polhukam Wiranto (Okezone)

JAKARTA – Menko Polhukam Wiranto menyatakan ada tiga anggota TNI dan empat polisi jadi korban saat mengamankan unjuk rasa berakhir rusuh di Deiyai, Papua, Rabu 28 Agustus kemarin. Sementara dari warga sipil dua orang tewas.

“Di Daiyai kemarin korban dari TNI ada tiga orang. Yang satu meninggal dunia, dua luka dan sekarang masih kritis, yang satu kena luka parang dan panah. Sedangkan dari aparat kepolisian ada empat yang luka-luka,” kata Wiranto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Sebelumnya Polri merilis kerusuhan di Deiyai menewaskan seorang anggota TNI dan melukai lima polisi akibat diserang dengan panah oleh kelompok anarkis yang bersembunyi dalam massa.

Prajurit TNI yang tewas bernama Serda Rikson Edy Chandra asal Sumatera Selatan. Jenazahnya dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Prabumulih, Sumatera Selatan.

Baca juga: 2 Warga Tewas di Deiyai Papua Kena Panah KKB, Bukan Tertembak Peluru TNI-Polri

Selain tujuh aparat keamanan jadi korban, ada dua warga sipil juga terbunuh dalam unjuk rasa anarkis di Deiyai.

Wiranto mengatakan warga sipil itu meninggal karena kena panah dan senjata dari massa.

Wiranto menyesalkan unjuk rasa di Deiyai sampai menimbulkan korban baik dari kalangan masyarakat maupun TNI-Polri.

“Saya kira seluruh masyarakat menyesalkan ada demonstrasi sampai jatuh korban,” ujar Wiranto yang beberapa waktu lalu sudah berkunjung ke Papua dan Papua Barat.

Wiranto juga menyorot tuntutan referendum dalam demo di Papua.

“Saya kira sudah pada tidak pada tempatnya. Tuntutan referendum itu saya kira tak lagi harus disampaikan karena apa? NKRI sudah final,” tuturnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini