nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Operasi Patuh 2019 di Seluruh Indonesia Mulai Digelar Hari Ini

Muhamad Rizky, Jurnalis · Kamis 29 Agustus 2019 08:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 29 337 2097974 operasi-patuh-2019-di-seluruh-indonesia-mulai-digelar-hari-ini-xtB2Bo4ZOe.jpg Ilustrasi Operasi Patuh Jaya. (Foto: Twitter @TMCPoldaMetro)

JAKARTA – Direktorat lalu lintas kepolisian daerah di seluruh Indonesia mulai hari ini, Kamis 29 Agustus, hingga 11 September, menggelar Operasi Patuh 2019. Razia besar-besaran itu dilakukan untuk menindak pengendara roda dua maupun roda empat yang melanggar aturan lalu lintas.

Nama sandi operasi ini sendiri disesuaikan dengan wilayah masing-masing. Di wilayah hukum DKI Jakarta dan sekitarnya, Polda Metro Jaya menyebutnya Operasi Patuh Jaya 2019.

Baca juga: Operasi Patuh Jaya 2019, Polisi Sasar Pengguna Ponsel saat Berkendara 

Kasubdit Gakum Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir membenarkan adanya operasi tersebut. Pihaknya akan menggelar Operasi Patuh Jaya di semua wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Betul rencana operasi seperti itu," kata Nasir kepada Okezone, beberapa waktu lalu.

Ilustrasi Operasi Patuh Jaya. (Foto: Twitter @TMCPoldaMetro)

Ia mengatakan, nantinya pelanggar lalu lintas yang coba menghindari petugas tidak menutup kemungkinan akan dikejar. Adapun polisi sendiri telah memetakan titik-titik yang akan dilakukan razia.

Nasir mengungkapkan, pihaknya akan melakukan operasi secara acak di berbagai wilayah hukum Polda Metro Jaya dengan waktu acak.

Baca juga: 11 Tahun Tak Bayar Pajak, 2 Unit Mobil Operasional Satpol PP Disita Polisi 

"Titik lokasi akan dilaksanakan di 12 polres dan polda secara situasional," papar Nasir.

Dalam razia ini polisi memiliki tiga metode pola penindakan, yakni preemtif, preventif, dan refresif. Polisi juga akan melibatkan instansi lain dalam pelaksanaan nanti, seperti TNI (Polisi Militer), Satpol PP, sampai Dinas Perhubungan.

Adapun sasaran penindakan dalam Operasi Patuh 2019 adalah:

1. Pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm.

2. Pengemudi kendaraan roba empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

3. Pengemudi yang membawa kendaraan melebihi kecepatan.

4. Pengemudi kendaraan bermotor yang melawan arus.

5. Pengemudi yang masih di bawah umur.

6. Pengemudi yang mabuk saat mengendarai kendaraan bermotor.

7. Pengemudi yang menggunakan HP saat berkendara.

8. Kendaraan yang menggunakan lampu strobo, rotator, dan sirine.

Nasir juga mengimbau para pengendara menyiapkan kelengkapan berkendara dan mematuhi peraturan lalu lintas.

"Karena sifatnya operasi, maka pengendara harus menyiapkan kelengkapan perjalanan, mulai kesiapan kendaraan dan kesiapan administrasinya, serta tertib dalam berlalu lintas," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini