Panglima TNI: Tidak Ada Ruang dan Tempat bagi Pelaku Rasis

Amril Amarullah, Okezone · Rabu 28 Agustus 2019 21:38 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 28 337 2097890 panglima-tni-tidak-ada-ruang-dan-tempat-bagi-pelaku-rasis-1Q6tFahS23.jpg Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat tatap muka dengan Forkopimda serta tokoh adat dan masyarakat Papua di Timika, Rabu (28/8/2019). (Foto : Puspen TNI)

JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan ruang dan tempat bagi pelaku rasisme. Hal itu diungkapkannya terkait rasisme kasus rasisme terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Panglima TNI mengungkapkan hal itu saat menggelar tatap muka dengan Forkopimda, tokoh masyarakat, agama, dan adat, se-Kabupaten Mimika, bertempat di Hotel Rimba Papua, Timika, Rabu (28/8/2019). Dalam tatap muka tersebut hadir pula Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Panglima TNI mengatakan, kehadirannya bersama Kapolri di Timika adalah untuk bertatap muka dan berdialog serta meminta masukan para tokoh daerah terkait peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu, seperti kasus rasisme terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya.

“Peristiwa tersebut menimbulkan ekses lanjutan di berbagai daerah di Papua, seperti di Sorong, Wamena, Manokwari, Timika, Fakfak, Nabie dan Jayapura,” ucapnya, dalam keterangan tertulis.

Panglima TNI menegaskan, apa yang terjadi beberapa hari lalu, bagi TNI tidak akan memberikan ruang dan tempat bagi pelaku rasis. TNI akan memproses anggotanya apabila memang terbukti.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat tatap muka dengan Forkopimda, tokoh adat, agama, dan masyarakat Papua di Timika, Rabu (28/8/2019). (Foto : Puspen TNI)

“Ada dua prajurit TNI, yaitu Danramil dan Babinsa karena tidak mengindahkan perintah atasan. Saat ini sedang dalam proses pendalaman pemeriksaan dengan bukti-bukti yang ada dan menjadi pelajaran kita semua,” ujarnya.

Selanjutnya, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, pihaknya memiliki kewajiban menjaga stabilitas keamanan secara menyeluruh, nasional maupun lokal.

Untuk menangani permasalahan yang ada di Papua, Panglima TNI mengatakan permasalahan itu harus diselesaikan dengan sudut pandang Papua dan komunikasi dengan cara-cara Papua. Pasalnya, tidak akan bisa memahami permasalahan-permasalahan Papua tanpa dari sudut pandang Papua.


Baca Juga : Panglima TNI Buka Dialog, tapi Massa Demo Serang Aparat

“Untuk itu, saya datang ke sini dan kami mengharapkan pemahaman-pemahaman nanti yang saya dapat, akan mengarah kepada akar permasalahan yang ada,” katanya.

“Para pimpinan daerah, pejabat daerah, TNI-Polri yang ada di Papua, khususnya TNI-Polri di sini terbuka apabila ada masalah-masalah. Yang selalu kita garis bawahi adalah tidak ada rasis. Mari kita ciptakan suasana damai di Papua,” tutur Panglima TNI.


Baca Juga : Mengenal Tri Susanti, Mantan Caleg Gerindra Tersangka Rasisme ke Mahasiswa Papua

(erh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini