nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kadernya Jadi Tersangka Rasisme ke Mahasiswa Papua, Gerindra Dukung Proses Hukum

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu 28 Agustus 2019 19:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 28 337 2097833 kadernya-jadi-tersangka-rasisme-ke-mahasiswa-papua-gerindra-dukung-proses-hukum-L8wvNTD0QK.jpg Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono. (Foto : Dok iNews.id)

JAKARTA – Tri Susanti telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian dan rasisme dalam pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya. Kader Partai Gerindra itu sudah dicekal ke luar negeri.

Merespons hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mendukung tindakan aparat hukum yang menetapkan Tri sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian dan rasisme. Dia menegaskan, Partai Gerindra tak bakal memberikan bantuan hukum.

"Saya sih dukung aparat hukum ya memproses para pembuat ujaran rasis pada saudara-saudara kita dari Papua," kata Arief kepada Okezone.com, Rabu (28/8/2019).

Menurut Arief, alasan pihaknya enggan memberikan bantuan hukum kepada mantan caleg Gerindra tersebut karena partainya sangat mengecam tindakan rasis. Apa yang dilakukan Tri sangat bertentangan dengan sikap partai.

Pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya (Foto : Dok Okezone.com/Syaiful Islam)

"Di Gerindra itu rasisme merupakan musuh bersama," tuturnya.

Sekadar diketahui, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, Tri Susanti dijadikan tersangka setelah penyidik gelar perkara.


Baca Juga : Polisi Periksa 21 Saksi Kasus Ujaran Rasis ke Mahasiswa Papua

"Mendasari gelar perkara telah ditetapkan satu tersangka dengan inisial TS," ujar Dedi kepada wartawan di Jakarta hari ini.


Baca Juga : Tri Susanti Jadi Tersangka Kasus Ujaran Rasis ke Mahasiswa Papua

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini