nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Rasis di Surabaya, Panglima TNI Sebut Periksa 2 Anak Buahnya

Rabu 28 Agustus 2019 04:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 28 337 2097460 kasus-rasis-di-surabaya-panglima-tni-sebut-periksa-2-anak-buahnya-DxnvQU5jdA.jpg Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto (foto: Okezone.com/Heru Haryono)

JAYAPURA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kapolri Jenderal Polisi M Tito Karnavian menegaskan, bahwa TNI tidak memberikan ruang atau tempat kepada perilaku rasis.

"Yang jelas TNI tidak berikan ruang kepada perilaku rasis," katanya usai menggelar rapat di Mapolda Papua, Kota Jayapura seperti dilansir Antara, Selasa (27/8/2019).

 Baca juga: Panglima TNI Minta Saran Para Tokoh Papua Tuntaskan Kekisruhan

Menurut dia, terkait ujaran kebencian atau rasis di Surabaya, Jawa Timur, TNI telah menahan dan memeriksa dua orang prajuritnya.

"Dari TNI ada dua orang, saat ini masih diperiksa. yang pertama itu, Danramil yang tidak mengindahkan perintah dan kedua Babinsa, jadi ada dua orang ini lagi pendalaman," katanya.

 Baca juga: Gubernur Papua Pertanyakan "Status" Lenis Kagoya saat Bicara soal Papua

Dalam peristiwa tersebut, kata dia, selain oknum prajurit TNI ada juga perorangan dari ormas setempat yang diduga mengumbar kalimat rasis.

"Dan dalam satu tempat ada juga ormas tapi perorangan yah, ada banyak sekali warga di situ, ini kita dalami. Siapa yang teriak rasis, ini terus kita kejar," katanya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal M Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menggelar pertemuan tertutup di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Papua di Kota Jayapura.

 Baca juga: Rizal Ramli Usul Warga Papua Diberi ATM, Setiap Bulan Ditransfer Pemerintah

Namun sebelum itu, Kapolri dan Panglima TNI shalat bersama di Masjid Al Mukmin di lingkungan Mapolda Papua.

Terlihat masuk dalam ruang rapat di Rastra Samara, diantaranya Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf A Rodja, Danjen Kopasus Mayjen TNI Chantiasa, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Irham, Asrena Kapolri Irjen Pol Martuani Sormin dan Kabinda Papua Brigjen TNI Napoleon serta sejumlah pejabat dari Mabes Polri. Rapat tersebut berlangsung kurang lebih sejam yang membahas soal insiden yang belakangan ini terjadi di Papua dan Papua Barat.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini