Cerita Bung Karno Merayu Inggit Ganarsih Demi Menikahi Fatmawati

Demon Fajri, Okezone · Rabu 28 Agustus 2019 07:06 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 27 337 2097376 cerita-bung-karno-merayu-inggit-ganarsih-demi-menikahi-fatmawati-64cE85AdZo.jpg Foto: Ist

Kepergian Inggit dan anak angkatnya, Ratna ke Yogyakarta membuat semua pelayanan dalam rumah tangga semasa Bung Karno di pengasingan dilayani Fatmawati. Pelayanan terhadap Bung Karno tersebut, mulai dari memasak, membersihkan rumah serta lainnya.

Dari penitipan tersebut, muncul benih-benih cinta antara Bung Karno dan Fatmwati. Sehingga Bung Karno berpamitan dengan sang istri, Inggit untuk menikahi Fatmawati. Namun, hal tersebut di tolak Inggit lantaran tidak ingin di madu.

Berkat adanya peran dari Mohammad Hatta dan Buya Hamka dengan memberikan penjelasan kepada Inggit, pernikahan tersebut berlangsung pada tahun 1943. Usai menikah, Fatmawati diboyong ke Jakarta untuk mendampingi Presiden Soekarno.

Bung Karno sangat menyayangi istrinya, Inggit yang lembut tersebut. Selama 20 tahun mengarungi rumah tangga, Inggit memiliki peran sangat besar dalam episode perjuangan Bung Karno.

Inggit tidak berada di samping Bung Karno, saat kemerdekaan diproklamasikan. Namun, kehadiran dalam kehidupan dan perjuangan Bung Karno sangat luar biasa. Ketika Bung Karno menyatakan keinginan menikah lagi agar mempunyai keturunan, Inggit tetap tegar dan tabah dan memilih untuk dikembalikan ke keluarganya di Bandung, Jawa Barat.

''Pada tahun 1943, Soekarno menikah dengan Fatamwati di Bengkulu. Pernikahan tersebut diwakilkan dengan opsir dari Belanda. Setelah menikah Fatmawati langsung berangkat ke Jakarta,'' jelas Yanto.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini