nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Konsep Smart City Ibu Kota Baru Bikin ASN Hemat Gaji

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 27 Agustus 2019 15:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 27 337 2097242 konsep-smart-city-ibu-kota-baru-bikin-asn-hemat-gaji-V9uOTO34Ku.jpg Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Syafruddin. (Foto : Okezone.com/Fahreza Rizky)

JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Syafruddin, mengatakan aparatur sipil negara (ASN) yang berpindah ke ibu kota baru akan lebih menghemat pengeluarannya. Pasalnya, akses menuju sarana-prasarana akan lebih mudah, tidak seperti di Jakarta.

Syafruddin menuturkan, konsep ibu kota baru nanti adalah smart and green city. Di sana semua fasilitas dan sarana-prasarana bagi masyarakat, termasuk ASN, akan dibangun lengkap sehingga lebih memudahkan.

"Kalau tinggal di Jakarta kan ngontrak di Bekasi, harus berangkat jam 04.00 subuh dari Bekasi menuju Jakarta," katanya saat jumpa pers di Kantor Wakil Presiden (Wapres), Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Syafruddin. (Foto : Okezone.com/Fahreza Rizky)

"Kemudian transportasi, mungkin saja di sana karena itu smart city dan green city, di sana cukup berjalan 500 meter misalnya, seperti kita lihat di kota-kota Canberra, Den Haag, kemudian di Putrajaya yang terdekat," tuturnya.

Ia pun meminta rencana pemindahan ibu kota tidak direspons negatif. Menurutnya, justru dengan konsep smart city di ibu kota baru, ASN dapat menghemat gajinya.


Baca Juga : Kantor KPK Bakal Pindah ke Kalimantan Timur Lokasi Ibu Kota Baru

"Jadi kita jangan berpikir negatif, apa-apa dikit berpikir negatif. Coba berpikir positif. Paling tidak transportasi itu tidak akan kita pakai, gaji akan utuh, tunjangan akan utuh, anak-anak sekolah tidak perlu diantar pakai mobil atau ojek atau tanpa mengeluarkan biaya karena cukup jalan kaki karena ini smart city, semua fasilitas akan ada," tutur mantan Wakapolri itu.


Baca Juga : Menpan-RB: ASN yang Pindah ke Ibu Kota Baru 180 Ribu Orang

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini