nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPAI Apresiasi Vonis Hukuman Kebiri Pemerkosa 9 Anak di Mojokerto

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 27 Agustus 2019 13:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 27 337 2097184 kpai-apresiasi-vonis-hukuman-kebiri-pemerkosa-9-anak-di-mojokerto-BzaQvqDOTc.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi keberanian majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Mojokerto yang menjatuhkan hukuman kebiri kepada Muhammad Aris (20), terdakwa pemerkosa terhadap 9 anak.

Wakil Ketua KPAI, Retno Listyarti mengatakan, putusan itu akan memberi efek jera kepada yang bersangkutan agar tak mengulangi kembali perbuatannya.

"KPAI mengapresiasi pemberatan tersebut agar ada efek jera kepada pelaku kejahatan seksual terhadap anak," kata Retno kepada wartawan, Selasa (27/8/2019).

Terkait adanya penolakan dari Ikatan Dokter Indonesia (Indonesia), kata dia, pihaknya menghormati keputusan tersebut. Pasalnya, dari awal Perpu dirancang, IDI memang sudah mengeluarkan penolakan.

Menurut dia, mereka pasti mempunyai alasan tersendiri hingga menolak mengeksekusi terdakwa.

Ilustrasi.

"Pertimbangan secara medis dan kode etik mungkin jadi alasan. Itu kewenangan IDI dan harus kita hormati," ujarnya.

Ia menyarankan agar pihak PN Mojokerto dan IDI untuk duduk bareng mencari solusi terbaik dari persoalan tersebut.

"Mungkin harus dipikirkan solusinya. Misalnya apakah mungkin kebirinya tidak melalui suntikan tetapi melalui pil/obat. Tentu ini bukan ranah KPAI dan bukan kapasitas kami, harus ahlinya," kata Retno.

Seperti diketahui, Majelis Hakim PN Kabupaten Mojokerto memvonis Muhammad Aris (20), terdakwa pemerkosa terhadap 9 anak, dengan hukuman kebiri kimia serta penjara 12 tahun dan denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini