nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ahmad Heryawan Penuhi Panggilan Ulang KPK sebagai Saksi Kasus Meikarta

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Selasa 27 Agustus 2019 10:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 27 337 2097095 ahmad-heryawan-penuhi-panggilan-ulang-kpk-sebagai-saksi-kasus-meikarta-ARYlfEhq4O.jpg Ahmad Heryawan. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Mantan gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, pagi ini memenuhi panggilan pemeriksaan Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aher –sapaan akrabnya– akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengurusan izin proyek Meikarta untuk tersangka sekda nonaktif Jabar, Iwa Karniwa (IWK).

Pemeriksaan terhadap Aher merupakan penjadwalan ulang dari panggilan pemeriksaan sebelumnya. Aher sempat dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi pada Senin 26 Agustus.

Baca juga: Eks Gubernur Jabar Ahmad Heryawan Mangkir dari Panggilan KPK 

"Ya yang bersangkutan jadi saksi untuk IWK hari ini. Penjadwalan ulang dari kemarin (panggilan pemeriksaan) kemarin," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (27/8/2019).

Ahmad Heryawan memenuhi panggilan KPK. (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)

Berdasarkan pantauan Okezone, Aher datang memenu‎hi panggilan KPK sekira pukul 09.10 WIB.

Aher mengatakan surat panggilan pemeriksaan sebelumnya dari KPK tidak sampai‎ ke dirinya. Oleh karena itu, Aher baru memenuhi panggilan pemeriksaan hari ini.

Baca juga: Deddy Mizwar Penuhi Panggilan KPK sebagai Saksi Kasus Meikarta 

"‎Undangan (panggilan) enggak sampai," ucap Aher di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Aher belum tahu apa yang akan digali tim penyidik terhadap dirinya. Dia hanya mengamini bahwa Iwa Karniwa ‎merupakan sekretaris daerah ketika dirinya menjabat sebagai gubernur Jawa Barat.

Baca juga: KPK Konfrontasi Dua Legislator PDIP Diduga Terkait Aliran Suap Proyek Meikarta 

"Enggak tahu saya. Pokoknya dia sekda di zaman saya," kata Aher.

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)

KPK sendiri telah menetapkan sekda nonaktif Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa (IWK), sebagai tersangka pengembangan kasus dugaan suap pengurusan izin megaproyek Meikarta di Cikarang.

Baca juga: Mantan Presdir Lippo Cikarang Bantah Terlibat Suap Proyek Meikarta 

Iwa Karniwa diduga menerima suap Rp900 juta untuk mengurus Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi yang masih berkaitan dengan proyek Meikarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini