nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nomenklatur Kementerian Diubah, PPP Sebut Jokowi Sudah Informasikan ke Koalisi

Muhamad Rizky, Jurnalis · Senin 26 Agustus 2019 15:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 26 337 2096724 nomenklatur-kementerian-diubah-ppp-sebut-jokowi-sudah-informasikan-ke-koalisi-n6zwavmgOz.jpg Sekjen PPP, Arsul Sani. (Foto : Dok Okezone.com)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana mengubah nomenklatur dua kementerian dalam pemerintahan mendatang. Kedua kementerian itu ialah Kementerian Investasi serta Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Internasional.

Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan Jokowi sudah menyampaikan rencana perubahan nomenklatur kementerian ke parpol koalisi. Namun, informasi itu tidak disampaikan secara rinci.

"Secara formal (sudah-red) secara komprehensif belum. Tapi ketika partai-partai bertemu masing-masing itu Pak Jokowi sudah menyebut itu, tapi detail belum," kata Arsul di Hotel Bidakara, Senin (26/8/2019).

Arsul menjelaskan, yang disampaikan Jokowi hanya sebatas akan ada perubahan nomenklatur kementerian. Namun, dari sisi jumlah tetap sama dengan yang ada sekarang atau 34 kementerian, sebagaimana sesuai dengan Undang-Undang Kementerian Negara.

Jokowi Hadirkan Kembali Semangat Kebersamaan Anak Bangsa

"Karena itu yang maksimum yang bisa dimiliki pemerintah berdasarkan UU Kementerian Negara," ucapnya.

Adapun terkait nama-nama yang akan mengisi posisi menteri, Arsul meyakini Jokowi sudah mengantonginya. Kendati demikian, dirinya tidak bisa memastikan apakah nama tersebut sudah sesuai berdasarkan posnya atau tidak.


Baca Juga : Jokowi Dinilai Tak Perlu Bentuk Kementerian Investasi

"Memang sudah terisi posnya masing masing. Bisa juga nama-nama di kantong beliau adalah nama-nama kandidat, untuk pos masing-masing sudah terisi, tapi bukan fix," tuturnya.


Baca Juga : Gerindra Dukung Jokowi Bentuk Kementerian Investasi, Ini Alasannya

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini