nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Integritas Pansel Diyakini Bisa Hasilkan Pimpinan KPK Terbaik

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Minggu 25 Agustus 2019 21:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 25 337 2096467 integritas-pansel-diyakini-bisa-hasilkan-pimpinan-kpk-terbaik-S02J8McuRr.jpg Ilustrasi Gedung KPK (Dok. Okezone)

JAKARTA - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diyakini memiliki integritas yang tinggi dalam menjalankan tugasnya. Hal tersebut disampaikan Ketua PBNU bidang Hukum dan Perundang-undangan Robikin Emhas menyusul banyaknya penilaian negatif pada mereka.

"Saya percaya integritas Pansel Capim KPK," kata Robikin Emhas, Minggu (25/8/2019).

Dirinya juga percaya Pansel Capim KPK yang dipimpin Yenti Garnasih dapat memilih kandidat sesuai dengan syarat yang ditentukan undang-undang serta terus menjaga marwah lembaga antirasuah tersebut.

Gedung KPK

Sekedar diketahui, syarat capim KPK yang ditentukan UU 30/2002 di antaranya adalah tidak pernah melakukan perbuatan tercela, cakap, jujur, memiliki integritas moral yang tinggi dan memiliki reputasi yang baik.

"Itu berarti capim KPK harus terbebas dari kepentingan apa pun dan dari pihak mana pun, selain agenda pemberantasan korupsi itu sendiri," ujar Robikin.

Untuk itu, proses rekrutmen yang kini berlangsung harus memastikan tercapainya maksud tersebut. "Alangkah berbahayanya jika KPK yang merupakan lembaga superbody itu memiliki agenda lain selain menjalankan mandat pemberantasan korupsi," kata Robikin.

Baca Juga : Pansel Capim KPK Bantah Tudingan Konflik Kepentingan dengan Polri

Koalisi kawal capim KPK sebelumnya menyatakan konflik kepentingan pada capim dari Polri lahir lantaran Ketua Pansel Yenti Garnasih serta dua anggotanya Indriyanto Seno Adji dan Hendardi memiliki jabatan di dalam institusi Polri.

Menanggapi hal itu, Hendardi mengatakan pernyataan konflik kepentingan hanyalah bentuk opini tanpa bisa dibuktikan kebenarannya. Hendardi justru menyatakan, isu itu dilontarkan lantaran adanya kepentingan mereka yang tidak tercapai.

"Biar saja. Tidak saya pikirin. Dari awal dibentuk mereka sudah nyinyir begitu. Malah kelihatan punya interest yang tidak sampai makanya tuduh kiri-kanan," kata Hendardi saat dikonfirmasi Okezone.

(aky)

Berita Terkait

Pansel KPK

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini