nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketua Pansel Capim KPK Bantah Punya Konflik Kepentingan dengan Polri

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Minggu 25 Agustus 2019 18:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 25 337 2096398 ketua-pansel-capim-kpk-bantah-punya-konflik-kepentingan-dengan-polri-brw299V5eh.jpg Yenti Garnasih.

JAKARTA - Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK Yenti Garnasih menyatakan tuduhan Koalisi Kawal Capim KPK soal adanya konflik kepentingan dengan Polri tidak berdasar dan tanpa bukti yang kuat.

"Tuduhan-tuduhan itu tidak berdasar," kata Yenti saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Minggu (25/8/2019).

Yenti Garnasih disebut tercatat pernah menjadi tenaga ahli di Bareskrim Polri dan Kalemdikpol pada 2018. Hal itu yang menjadi dasar mereka menyatakan Yenti dan dua anggotanya, yakni Hendardi dan Indriyanto Seno Adji terlibat konflik kepentingan.

Mengenai hal itu, Yenti membantah informasi yang dilontarkan oleh LSM tersebut. Pasalnya, Yenti menekankan, dirinya tidak pernah menjadi tenaga ahli di Polri, melainkan hanya tenaga pengajar di Polri dan lembaga penegak hukum lainnya.

Yenti Garnasih.

"Saya tidak pernah jadi tenaga ahli. Hanya pengajar di program pendidikan baik di Polri, Kejaksaan, Pajak, Bea Cukai untuk TPPU-nya. Bukan penasihat Kapolri," ujar Yenti.

Meski begitu, Yenti menyatakan tidak akan mempermasalahkan dan mengambil langkah hukum terkait pernyataan yang dilontarkan kelompok masyarakat tersebut.

"Saya sedang konsen pansel, ya mau diapakan, kan sejak awal selalu menuduh yang tidak berdasar, bahkan sampai menyatakan saya tidak tahu apa-apa tentang korupsi," tutur Yenti.

Di sisi lain, Yenti minta koalisi kawal capim KPK itu untuk menunjukan bukti bahwa dirinya merupakan penasihat dari Kapolri. "Coba tanya mereka apakah punya SK tentang tenaga ahli dan SK penasehat ahli," ujarnya.

(qlh)

Berita Terkait

Pansel KPK

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini