nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Airlangga Diminta Ajak Kader AMPG Berdialog Terkait Rapat Pleno

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Sabtu 24 Agustus 2019 15:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 24 337 2096144 airlangga-diminta-ajak-kader-ampg-berdialog-terkait-rapat-pleno-jyoVe734QC.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Wakil Koordinator Bidang DPP Partai Golkar, Darul Siska menilai, seharusnya Ketua Umum Airlangga Hartarto bersama pengurus DPP Golkar bisa bijak dalam menghadapi aspirasi dari para kader Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) terkait desakan supaya menggelar rapat pleno.

Menurut dia, para pengurus partai beringin seharusnya bisa melakukan dialog bersama para kader AMPG.

"Mestinya pimpinan partai itu arif menghadapi kadernya, diterima saja diajak berdialog, apa sih masalahnya. Kalau umpamanya perlu penjelasan yang mereka minta, ya beri penjelasan. Kan pengurus itu bukan pemilik partai, tapi melayani anggota partai," kata Darul dalam keterangannya, Sabtu (24/8/2019).

Baca Juga: Massa AMPG Desak Rapat Pleno, Golkar: Partai Tak Bisa Ditekan

Menurut dia, AMPG juga merupakan kader Partai Golkar bila dilihat dari AD/ART Partai Golkar. Sehingga, semua kader punya hak dan kewajiban dimana salah satu haknya itu menyampaikan aspirasi baik tertulis maupun secara lisan.

"Jadi menurut saya semua kader Golkar berhak saja menyampaikan aspirasinya ke pimpinan partainya," ujarnya.

AMPG

Ia pun menyarankan agar pengurus DPP Golkar mengajak seluruh kader partai berdialog untuk mendengarkan apa aspirasi yang ingin mereka sampaikan. Menurut dia, jangan pengurus terkesan alergi dengan aspirasi kader.

“Saya kira ketua umum buka dialoglah kepada semua orang yg mau berdialog, apalagi itu kader Golkar. Jangan punya telinga tak mendengar, punya mata tak melihat, punya hati tak berperasaan. Kan tak boleh dong,” jelas dia.

Baca Juga: Ratusan Kader AMPG Geruduk Kantor DPP Partai Golkar

Darul mengngatkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah meminta agar Partai Golkar tetap solid dan tidak terjadi perpecahan. Golkar merupakan aset bangsa sehingga harus ikut menjaga situasi bangsa yang kondusif.

"Partai-partai diharapkan jangan gaduh, harus ikut menjaga situasi bangsa yang kondusif agar terlaksana pelaksanaan kenegaraan serta pembangunan secara tertib dan damai," tandasnya.

(kha)

Berita Terkait

Partai Golkar

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini