nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lukman Edy Sebut PKB Sudah Hilangkan Kultur NU, Ini Sebabnya

Fahreza Rizky, Jurnalis · Sabtu 24 Agustus 2019 15:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 24 337 2096137 lukman-edy-sebut-pkb-sudah-hilangkan-kultur-nu-ini-sebabnya-EWbnE9PNH3.jpg Muktamar PKB di Bali (Foto: Sindo/Rochim)

JAKARTA - Ketua DPP PKB demisioner, Lukman Edy bicara soal kurangnya kualitas Muktamar VI PKB yang memberi mandat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menjadi Ketua Umum kembali. Menurut Lukman, kualitas demokrasi di muktamar PKB turun karena hilangnya fungsi dan kewenangan dewan syuro.

"Ada juga yang menyebabkan berkurangnya kualitas muktamar di Bali ini soal hilangnya fungsi dan kewenangan dewan syuro. Di muktamar PKB sebelumnya, dewan syuro dipilih oleh muktamarin. Hari ini dewan syuro tidak dipilih oleh muktamirin, hanya ditunjuk oleh mandatoris tunggal (Cak Imin)," kata Lukman di acara Komite Mahasiswa Nusantara untuk Demokrasi di Hotel Grand Cempaka, Cemapa Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (24/8/2019).

Lukman menuturkan, hilangnya fungsi dan kewenangan dewan syuro di PKB telah mencerabut kultur Nahdlatul Ulama (NU) yang selama ini berkembang di internal partai. Padahal, posisi dewan syuro sebagai tempat berkumpulnya para kiai untuk menentukan kebijakan partai.

Muktamar PKB

"Bagi saya ini adalah mencerabut kultur NU yang tumbuh dan dikembangkan di PKB. Apa itu kultur NU? bahwa dewan syuro tempat berkumpulnya para kiai dengan segala macam kebijakannya, dan dewan syuro bagi kultur NU dan PKB sebelumnya tempat berkumpulnya para kiai yang menentukan kebijakan di internal partai," jelas dia.

Lebih lanjut, Mantan Sekjen PKB itu juga mengatakan adanya mandatoris tunggal dalam tubuh PKB telah mengurangi kualitas demokrasi yang selama ini terbangun dalam tiap muktamar.

Baca Juga: Ini 9 Komitmen PKB Hasil Muktamar Bali

"Mandatoris tunggal itu justru mengurangi kualitas demokrasi di internal PKB," tandas dia.

Sebagai informasi, dua mantan Sekjen PKB yakni Abdul Kadir Karding dan Lukman Edy mengaku tidak diundang untuk menghadiri Muktamar PKB di Bali. Sementara itu, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang terpilih kembali menjadi Ketum PKB menganggap dua eks Sekjen tersebut sedang mencari perhatian.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini