nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gerindra Dukung Jokowi Bentuk Kementerian Investasi, Ini Alasannya

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Sabtu 24 Agustus 2019 08:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 24 337 2096008 gerindra-dukung-jokowi-bentuk-kementerian-investasi-ini-alasannya-2BzGcg4DmJ.jpg Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gunakan Pakaian Adat Sasak dari NTB saat Pidato Kenegaraan DPD-DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019). (foto: Arif Julianto/Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Arief Poyuono mendukung langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) membentuk kementerian‎ investasi. Menurut Arief, kementerian investasi dibutuhkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi lima tahun kedepan.

"Pembentukan Kementerian Investasi Sangat dibutuhkan saat ini dipemerintahan Joko Widodo- Maruf Amin agar bisa meningkatkan percepatan investasi di indonesia yang berdampak meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang akan lebih banyak membuka lapangan kerja baru," kata Arief kepada Okezone, Sabtu (24/8/2019).

Baca Juga: Jokowi Dinilai Tak Perlu Bentuk Kementerian Investasi 

Jokowi Hadirkan Kembali Semangat Kebersamaan Anak Bangsa

Lebih lanjut, kata Arief, kementerian tersebut sangat diperlukan untuk pemerintahan ke depan untuk mempercepat pertumbuhan investasi. Sedangkan, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang sudah ada saat ini, nantinya lebih untuk menunjang program kerja kementerian investasi.

"BKPM sebagai lembaga pemerintaha non kementerian nantinya menjadi penunjang kementerian investasi. BKPM merupakan lembaga negara yang dibentuk guna menjalankan tugas pemerintahan tertentu dalam bidang investasi dari presiden," ucapnya.

Arief berharap dengan adanya kementerian investasi nantinya akan banyak memotong kesulitan-kesulitan pengusaha atau masyarakat dalam segi investasi. Sebab, selama ini yang dialami oleh investor banyak yang kesulitan dalam investasi.

"BKPM yang sifatnya lembaga negara di Indonesia yang dibentuk untuk melaksanakan tugas pemerintahan di bidang investasi yang tidak dilaksanakan oleh kementerian, dimana investasi itu punya bersifat strategis, nasional, lintas instansi atau kementerian, lintas sektor dan lintas wilayah yang selama ini masih banyak menemui hambatan‎," paparnya.

Baca Juga: PDIP Nilai Rencana Jokowi Bentuk Dua Kementerian Baru sebagai Langkah Inovatif

Wakil Ketua Umum DPP PWakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono. (Foto : Okezone)artai Gerindra Arief Poyuono. (Foto : iNews.id/Felldy Utama)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini