nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dinsos DKI: Jangan Beri Uang ke Pengemis, Nanti Jumlah Mereka Makin Banyak

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 24 Agustus 2019 14:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 23 337 2095946 dinsos-dki-jangan-beri-uang-ke-pengemis-nanti-jumlah-mereka-makin-banyak-GMugADXwoF.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

SUDAH menjadi hal yang lumrah bila sepanjang mata memandang jalanan Jakarta nampak beberapa pengemis yang melakukan modus penyamaran sebagai pemulung. Salah satu alasannya karena ruang gerak mereka yang semakin terbatas di wilayah Ibu Kota.

"Nah, ruang geraknya kan semakin sempit untuk dilakukan pengemisan, makanya mereka banyak yang melakukan modus sebagai pemulung," kata Kepala Bidang Pengembangan Kesejahteraan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial DKI Jakarta, Susana Budi Susilowati kepada Okezone, beberapa waktu lalu.

Susana menjelaskan, setiap harinya ada sekira 400 petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) yang disebar ke sejumlah titik rawan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Kata dia, terhitung ada 48 wilayah yang menjadi tempat rawan mangkal para PMKS tersebut.

"Kami mempunyai sekitar 400-an petugas yang kami tempatkan di titik-titik rawan PMKS," ujarnya.

Ia mengaku, bila keberadaan para pengemis itu kerap kali membuat petugasnya terkecoh. Hal tersebut lantaran secara kasat mata mereka itu seperti pemulung, yakni sedang mengumpulkan barang bekas yang tercecer di jalanan atau dari tempat sampah.

Infografis Pengemis (Foto: Okezone)

"Kalau kami kan lihat itu sebuah pekerjaan, sehingga lebih fokus pada yang mengemis. Itu yang akhirnya mereka melakukan dengan modus-modus terselubung," kata Susana.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tak memberikan uang ke pengemis yang melakukan penyamaran maupun secara terang-terangan meminta-minta uang. Sebab itu akan selalu membuat mereka ketagihan untuk kembali mengemis.

"Ya, kita terus sosialisasikan dan edukasi supaya orang tidak memberi uang di jalan, karena itu justru akan semakin memperbanyak jumlah pengemis," kata dia.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya pun juga bekerjasama dengan Satpol PP ketika melakukan penjaringan terhadap PMKS di jalanan. Sebab, mereka yang mempunyai kewenangan dalam menegakkan penertiban umum.

"Jadi yang lakukan penertiban itu Satpol PP. Kalau kami kita temukan di jalan, ya kita masukan ke panti. Kami harus libatkan Satpol PP khusus untuk razia yang memang direncanakan," kata dia.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini