nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sudah 206 Pengemis Terjaring Razia di Jakarta Selama 2019

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 24 Agustus 2019 13:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 23 337 2095932 sudah-206-pengemis-terjaring-razia-di-jakarta-selama-2019-WFYH3vWCJ7.jpg

KEPALA Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial DKI Jakarta, Yayat Duhayat mengatakan, selama periode Januari hingga Juli 2019 pihaknya menjaring 206 pengemis yang berkeliaran di jalanan Ibu Kota.

Ia menjelaskan, mereka dijaring setelah pihaknya melakukan pengawasan ketat di 48 daerah rawan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Namun, dia enggan membeberkan wilayah rawan PMKS tersebut.

"206 pengemis selama Januari hingga Juli," kata Yayat kepada Okezone, beberapa waktu lalu.

Yayat menyatakan, mayoritas mereka itu berasal dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. "Paling banyak usia 18-35 tahun," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kesejahteraan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial DKI Jakarta, Susana Budi Susilowati menuturkan, pihaknya langsung memasukkan mereka ke 22 panti untuk dilakukan pembinaan. Jangka waktu mereka di dalam panti berbeda-beda.

"Ada 22 untuk 13 kategori PMKS. Jadi memang dilakukan pembinaan. Kalau berasal dari luar kota kita ada program pemulangan, kerjasama dengan Dinsos di daerah. Jadi kita fasilitasi," kata dia.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tak memberikan uang ke pengemis yang melakukan penyamaran maupun secara terang-terangan meminta-minta uang. Sebab itu akan selalu membuat mereka ketagihan untuk kembali mengemis.

Infografis Pengemis (Foto: Okezone)

"Ya, kita terus sosialisasikan dan edukasi supaya orang tidak memberi uang di jalan, karena itu justru akan semakin memperbanyak jumlah pengemis," kata dia.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya pun juga bekerjasama dengan Satpol PP ketika melakukan penjaringan terhadap PMKS di jalanan. Sebab, mereka yang mempunyai kewenangan dalam menegakkan penertiban umum.

"Jadi yang lakukan penertiban itu Satpol PP. Kalau kami kita temukan di jalan, ya kita masukan ke panti. Kami harus libatkan Satpol PP khusus untuk razia yang memang direncanakan," kata dia.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini