nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Akademisi Nilai Pansel Sudah Bekerja Independen Jaring Capim KPK

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 23 Agustus 2019 20:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 23 337 2095880 akademisi-nilai-pansel-sudah-bekerja-independen-jaring-capim-kpk-sGrofzNj1l.jpg Ilustrasi Gedung KPK (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Faisal Santiago menilai panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) telah bekerja independen dalam menjaring calon pimpinan lembaga antikorupsi periode 2019-2023.

Faisal menyatakan tudingan Pansel Capim KPK seperti memberi karpet merah bagi dua calon berlatar belakang polisi dan jaksa tak berdasar bila tak disertai fakta-faktanya.

Ia pum belum melihat adanya dugaan Pansel Capim KPK yang melaksanakan tugasnya atas dasar pengaruh dari pihak luar.

"Mengenai pekerjaan berdasarkan pesanan saya masih belum melihat itu (pengaruh), kecuali ada yang bisa membuktikan hal tersebut," kata Faisal, Jumat (23/8/2019).

Ia meyakini Pansel Capim KPK akan berhasil mencari 10 nama Capim KPK untuk kemudian diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kemudian 10 nama itu bakal mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPR.

Ilustrasi

"Toh pada akhirnya kan DPR yang menentukan untuk menjadi pimpinan KPK," ujar dia.

Guru Besar Hukum itu menilai, kekhawatiran sejumlah pihak terhadap Capim KPK dari unsur Polisi dan Jaksa adalah hal yang wajar. Namun, ia tidak melihat adanya upaya untuk melemahkan lembaga anti rasuah tersebut.

"Mereka mempunyai kapasitas yang sama dalam rangka penegakan hukum dan penindakan tindak pidana korupsi. Saya pikir tidak ada hal-hal yang melemahkan KPK dalam pemberantasan korupsi," jelas Faisal.

Menurutnya, 40 nama yang tersisa memiliki kualitas untuk memimpin lembaga yang baru berdiri 16 tahun lalu. Nama-nama itu juga mewakili latar belakang penegak hukum lain, seperti polisi, jaksa, hakim, hingga akademisi.

"Saya pikir kalau sudah sampe tahapan ini paling tidak sudah ok lah, walaupun belum sangat sempurna," tuturnya.

Baca Juga: IPW: Tak Perlu Panik Jika Ada Jenderal Polisi Jadi Pimpinan KPK

Pansel Capim KPK, sebelumnya telah menetapkan 40 peserta lolos seleksi tes psikologi pada 5 Agustus lalu.

Para peserta itu berasal dari sejumlah latar belakang, dengan rincian, akademisi atau dosen sebanyak 7 orang, advokat sebanyak 2 orang, jaksa sebanyak 3 orang, mantan jaksa sebanyak 1 orang, hakim sebanyak 1 orang.

Kemudian anggota Polri sebanyak 6 orang, komisioner dan pegawai KPK sebanyak 5 orang, auditor sebanyak 4 orang, Komisi Kejaksaan atau Kompolnas sebanyak 1 orang, PNS 4 orang, pensiunan PNS 1 orang, dan lain-lain sebanyak 5 orang.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini