nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Deddy Mizwar Penuhi Panggilan KPK sebagai Saksi Kasus Meikarta

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 23 Agustus 2019 13:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 23 337 2095661 deddy-mizwar-penuhi-panggilan-kpk-sebagai-saksi-suap-proyek-meikarta-33rOdBB27U.jpg Deddy Mizwar memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus proyek Meikarta. (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)

JAKARTA – Mantan wakil gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, hari ini memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan Deddy ke KPK untuk dimintai keterangan sebagai saksi Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Kurniwa yang sudah ditetapkan tersangka kasus dugaan suap perizinan proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi.

"Ya diminta jadi saksi atas tersangka Iwa Karniwa ya dalam persoalan Meikarta. Ya insya Allah kita berikan seseuai yang kita tahu," kata Deddy ketika berada di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (23/8/2019).

Baca juga: KPK Panggil Deddy Mizwar Terkait Suap Proyek Meikarta 

Deddy menyatakan tidak tahu soal kasus tersebut. Bahkan, dirinya baru tahu Iwa KArniwa sudah ditetapkan tersangka kasus Meikarta.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Okezone)

"Enggak tahu saya. Cuma dengar dari berita. Dengar dari berita bahwa dia jadi tersangka," tutur Demiz sapaan akrabnya.

Baca juga: KPK Geledah Rumah Iwa Karniwa di Cimahi 

Selain Deddy Mizwar, KPK juga memanggil dua saksi lain untuk tersangka Iwa Karniwa. Masing-masing adalah Support Service Project Management PT Lippo Cikarang Edi Triyanto dan staf perizinan PT Lippo Cikarang Satriyadi.

Deddy Mizwar juga sempat diperiksa di Gedung KPK pada Desember 2018 sebagai saksi penyidikan kasus Meikarta. Saat itu Demiz diperiksa untuk tersangka Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro (BS) yang telah divonis bersalah.

Deddy Mizwar juga sempat menjadi saksi untuk terdakwa mantan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung pada Maret 2019.

Baca juga: Geledah Ruang Kerja Sekda Jabar, KPK Sita Dokumen RDTR 

Kasus ini sendiri bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) pada 14 dan 15 Oktober 2018. KPK menetapkan sembilan tersangka dari unsur kepala daerah, pejabat di Pemkab Bekasi, dan pihak swasta.

Deddy Mizwar. (Foto: Okezone)

Kesembilan orang tersebut sudah divonis, yaitu Neneng Hassanah Yasin dengan hukuman 6 tahun penjara; mantan kepala Dinas PUPR Pemkab Bekasi, Jamaludin, 4,5 tahun; mantan Kepala PMPTSP Pemkab Bekasi, Dewi Tisnawati, 4,5 tahun; mantan kepala Dinas Damkar Pemkab Bekasi, Sahat Maju Banjarnahor 4,5 tahun.

Baca juga: KPK Cegah Sekda Jabar dan Eks Presdir PT Lippo Cikarang Bepergian ke Luar Negeri 

Kemudian ada mantan kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR, Neneng Rahmi Nurlaili, yang divonis 4,5 tahun penjara; mantan Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro, 3,5 tahun; Henry Jasmen P Sitohan, 3 tahun; Fitradjaja Purnama, 1,5 tahun; dan Taryudi 1,5 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini