nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peristiwa 23 Agustus: PAN Didirikan hingga Konferensi Meja Bundar

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 23 Agustus 2019 07:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 23 337 2095553 peristiwa-23-agustus-pan-didirikan-pidato-pertama-bung-karno-hingga-konferensi-meja-bundar-jttPEkLxGk.jpg Konferensi Meja Bundar. (Foto: Wikipedia.org)

JAKARTA – Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah terjadi pada tanggal 23 Agustus. Sebut saja berdirinya Partai Amanat Nasional (PAN), pidato pertama Bung Karno melalui siaran radio, hingga kudeta komunis di Laos.

Selain momen-momen tersebut, masih ada beberapa peristiwa bersejarah lainnya. Berikut ini Okezone paparkan di antaranya, sebagaimana dikutip dari Wikipedia.org dan sumber lainnya, Jumat (23/8/2019).

1998 – Partai Amanat Nasional Didirikan

Partai Amanat Nasional (PAN) didirikan pada 23 Agustus 1998 berdasarkan pengesahan Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Nomor M-20.UM.06.08.

Kelahiran PAN dibidani oleh Majelis Amanat Rakyat (MARA), salah satu organisasi gerakan reformasi era pemerintahan Soeharto, PPSK Muhammadiyah, dan Kelompok Tebet.

PAN dideklarasasikan di Jakarta pada 23 Agustus 1998 oleh 50 tokoh nasional, di antaranya mantan ketua umum Muhammadiyah Profesor Dr Amien Rais, Goenawan Mohammad, Abdillah Toha, Dr Rizal Ramli, Dr Albert Hasibuan, Toety Heraty, Profesor Dr Emil Salim, Drs Faisal Basri MA, AM Fatwa, Zoemrotin, dan Alvin Lie Ling Piao.

1945 – Pidato Pertama Bung Karno Melalui Radio Usai Kemerdekaan

Pada 23 Agustus 1945 tercatat sebagai pidato pertama Presiden Soekarno usai kemerdekaan. Pidato ini disiarkan ke berbagai wilayah Tanah Air melalui radio.

Dalam pidatonya, Bung Karno berpesan kepada rakyat untuk tetap tenang dan tenteram. Lalu ia meminta rakyat memegang teguh disiplin dan bersiap berjuang demi kemerdekaan Indonesia.

1975 – Kudeta Komunis di Laos

Pada 23 Agustus 1975, kaum komunis Pathet Lao yang didukung Uni Soviet dan komunis Vietnam menggulingkan pemerintahan Raja Savang Vatthana yang didukung Amerika Serikat serta Prancis.

Setelah mengambil alih pemerintahan, mereka mengganti namanya menjadi Republik Demokratik Rakyat Laos yang masih berdiri hingga saat ini.

Laos mempererat hubungan dengan Vietnam dan mengendurkan larangan ekonominya pada akhir dekade 1980 dan dimasukkan ke ASEAN pada 1997.

1949 – Konferensi Meja Bundar di Den Haag Belanda

Konferensi Meja Bundar adalah pertemuan yang dilaksanakan di Den Haag, Belanda, pada 23 Agustus hingga 2 November 1949 antara perwakilan Republik Indonesia, Belanda, dan BFO (Bijeenkomst voor Federaal Overleg) yang mewakili berbagai negara yang diciptakan Belanda di kepulauan Indonesia.

Sebelum konferensi ini, berlangsung tiga pertemuan tingkat tinggi antara Belanda dan Indonesia, yaitu Perjanjian Linggarjati (1947), Perjanjian Renville (1948), dan Perjanjian Roem-Royen (1949).

Konferensi Meja Bundar berakhir dengan kesediaan Belanda menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini