nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sudah Malam, Polisi Tak Bubarkan Massa AMPG

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 22 Agustus 2019 20:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 22 337 2095443 sudah-malam-polisi-tak-bubarkan-massa-ampg-YzKrefqh43.jpg Kader AMPG Geruduk Kantor DPP Golkar (Foto: Harits/Okezone)

JAKARTA - Massa dari Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) hingga kini masih bertahan di DPP Partai Golkar untuk masuk ke dalam. Pihak kepolisian pun masih melakukan penjagaan.

Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Wuryantono menjelaskan alasan pihaknya enggan membubarkan massa lantaran mereka tak menggelar aksi demonstrasi. Melainkan hanya meminta untuk masuk ke dalam DPP.

"Jadi dari pihak keamanan, Polri, ini sifatnya hanya mengamankan di antara kedua belah pihak, karena mereka ini adalah masalah internal di dalam internal Partai Golkar sendiri. Jadi untuk yang ada di luar DPP Golkar ini adalah mau masuk ke rumah sendiri. Jadi jangan sampai kita memihak, makanya tetap kita lakukan pengamanan supaya tidak ada keributan di antara kedua belah pihak," ujar Wuryanto di lokasi, Kamis (22/8/2019).

Karena itulah, alasan Polisi tak bisa membubarkan. Lantaran mereka hanya menunggu kesepakatan antara kedua kubu tersebut.

"Artinya sampai mereka ada kesepakatan antara kedua belah pihak. Karena ini bukan unjuk rasa. Karena ini hanya mereka pengin masuk, tetapi dari pihak yang ada di dalam tidak mengizinkan," jelas dia.

"(Mengganggu keamanan wilayah) Terkait mengganggu keamanan artinya kan mereka kan tidak bersifat anarkis, mereka dalam hal ini kondisi damai, kondusif, jadi kami juga mengamankan saja," tambahnya.

Polisi
(Foto: Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Wuryantono/Okezone)

Baca Juga: Ratusan Kader AMPG Geruduk Kantor DPP Partai Golkar

Selain itu, Wuryantono menghimbau agar permasalahan internal partai berlambang pohon beringin itu untuk cepat selesai.

"Artinya kalau mengimbau kita lakukan supaya mereka supaya menyelesaikan masalah internalnya. Jangan sampai kita melakukan, memihak kemudian kita berada di sebelah pihak makanya kita tetap standby untuk pengamanannya. Artinya kami sudah melakukan imbauan, tapi ya karena itu tadi. Ada masalah internal, ini kan ranah politik. Jangan sampai kita dari pihak kepolisian untuk ikut campur di ranah politik tersebut," tandasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini