nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi: Pemblokiran Internet di Papua untuk Kebaikan Kita Bersama

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 22 Agustus 2019 18:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 22 337 2095379 jokowi-pemblokiran-internet-di-papua-untuk-kebaikan-kita-bersama-1P8VvIFhPN.jpg Presiden Joko Widodo Memberikan Keterangan Pers soal Papua, di Istana Bogor, Jawa Barat (foto: Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemblokiran jaringan internet di Papua untuk kepentingan dan kebaikan bangsa Indonesia.

Sebelumnya, sejumlah informasi hoaks soal kerusuhan di Papua dan Papua Barat beredar di masyarakat. Alhasil, pemerintah pun membatasi akses internet di Tanah Cendrawasih.

Baca Juga: Jokowi: Situasi di Tanah Papua Sudah Berjalan Normal 

"Ya itu semuanya untuk kepentingan, kebaikan kita bersama," kata Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/8/2019).

Presiden Jokowi di Istana Bogor/Foto: Fakhrizal Fakhri	 

Kepala Negara mamastikan bahwa situasi di Papua dan Papua Barat telah berlangsung kondusif. Ia pun memastikan aktivitas di sana telah berjalan normal.

"Tadi Kapolri dengan Panglima tni, dan juga Menko Polhukam juga di Papua sudah menyampaikan," paparnya.

Sebelumnya, Menkominfo Rudiantara belum memastikan kapan pembatasan akses internet di Papua akan dihentikan. Ia pun tak menampik kebijakan pembatasan akses internet menuai pro dan kontra di masyarakat.

"Tapi ini kan kepentingan nasional, dan sudah dibahas dengan aparat penegak hukum," kata Rudiantara di Masjid Istiqlal.

Baca Juga: Jokowi Undang Tokoh Papua dan Papua Barat ke Istana Pekan Depan 

Menurut Rudiantara, pembatasan akses internet di Papua karena tak ingin insiden kerusuhan di Manokwari dan Jayapura meluas ke daerah lain. Pasalnya, saat ini telah banyak hoaks yang telah menyulut emosi warga di Tanah Cendrawasih itu.

"Itu (pembatasan akses internet) juga tidak seluruh Papua hanya beberapa kota tertentu, pertama dari Manokwari, terus ke Jayapura pindah ke Sorong, pindah ke Fakfak. Ini perjalanannya ini yang terjadi. Sekarang datanya tidak berfungsi hanya masih bisa berkomunikasi orang menggunakan bertelepon voice maupun sms," tuturnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini