nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MNCTV Juara III di Malam Penghargaan Publikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes

Kamis 22 Agustus 2019 10:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 22 337 2095124 mnctv-juara-iii-di-malam-penghargaan-publikasi-dan-pelayanan-publik-kemenkes-bj8LAR60Zh.jpg MNCTV meraih juara III di Acara Malam Penghargaan Publikasi dan Pelayanan Publik yang diselenggarakan Kemenkes. (Foto: Ist)

JAKARTA – Kementerian Kesehatan menggelar Acara Malam Penghargaan Publikasi dan Pelayanan Publik di Gedung Kemenkes, Jakarta, Rabu 21 Agustus 2019. Dalam kegiatan itu, MNCTV meraih juara III untuk kategori televisi. MNCTV meraih juara III dengan karya berjudul 'Yuk Intip Germas di Pukesmas Kali Deres'.

Acara ini merupakan kedua kalinya digelar oleh Kemenkes dalam kompetisi media massa dengan tema 'Upaya Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan Pendekatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas)'.

Baca juga: MNC Trijaya Meraih Dua Penghargaan Jurnalistik 

Malam penganugerahan dihadiri langsung Menteri Kesehatan Nila F Moeloek. Dalam kesempatan itu, Menkes mengatakan media massa memiliki kekuatan besar dalam kehidupan masyarakat. Di era yang serbadigital saat ini, jelas dia, kekuatan media jadi semakin menonjol.

Sesuai riset yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia pada 2017, layanan yang paling banyak diakses dengan internet yaitu chating (89,35 persen) dan media sosial (87,13 persen).

"Sayangnya, isu hoaks terbanyak adalah isu kesehatan. Oleh sebab itu dengan adanya lomba dan kegiatan yang melibatkan netizen, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang tepat tentang kesehatan," ujar Menkes Nila F Moeloek di Gedung Kemenkes, Jakarta, Rabu 21 Agustus 2019.

Sekretaris Jenderal Kemenkes Oscar Primadi berharap terselenggaranya acara ini membuat semakin luas informasi yang didapat masyarakat. Kemudian juga makin meningkatkan perilaku masyarakat untuk hidup sehat.

Baca juga: Koran Sindo dan Sindonews Berikan Apresiasi ke 18 Perusahaan yang Berinovasi 

Dia menerangkan, lomba dilaksanakan secara terbuka dan dinilai oleh juri independen selain dari pemilik program.

Selain itu, lanjut Oscar, Kemenkes juga mengadakan lomba foto dan video pendek untuk membentuk persepsi positif tentang program pembangunan kesehatan yang direncanakan.

Ia mengajak masyarakat untuk mengunggah foto-foto gaya hidup sehat, selain dokumentasi perjalanan dan kuliner yang paling sering diunggah serta dibagikan.

Oscar menambahkan, perbaikan kualitas pelayanan publik merupakan salah satu agenda prioritas Kemenkes. Inovasi pelayanan publik bagi unit pelaksana teknis di lingkungan Kemenkes sangat penting dilakukan untuk memaksimalkan fungsi ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Tugas aparatur sipil negara (ASN) untuk menjalankan pelayanan publik. Inovasi diperlukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan," katanya.

Baca juga: MNC Radio dan Ditlantas Polda Metro Jaya Sepakat Kerja Sama Informasi 

Sementara Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Widyawati menuturkan kondisi minat baca bangsa Indonesia cukup memprihatinkan. Berdasarkan studi Most Littered Nation in the World yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat 60 dari 61 negara terkait minat membaca.

Indonesia berada di bawah Thailand (59) dan di atas Bostwana (61). Padahal dari sisi penilaian infrastuktur untuk mendukung membaca, peringkat Indonesia berada di atas negara-negara Eropa.

Baca juga: 100 Besar Peserta iNews MoJoC Siap Melaju ke Semifinal 

Menurut Widyawati, kondisi tersebut merupakan tantangan bagi pengelola perpustakaan, terutama perpustakaan di bawah unit kerja Kemenkes, UPT, maupun Poltekkes Kemenkes. Selain melengkapi sarana dan buku, Kemenkes juga berupaya dan berinovasi untuk meningkatkan minat baca dan kunjungan ke perpustakaan.

"Hal yang cukup menggembirakan karena peserta lomba tahun ini lebih meningkat dibanding tahun lalu serta banyak yang berasal dari daerah. Lomba ini diikuti oleh 997 peserta lomba foto dan terkumpul 2.477 foto, 94 video, 41 tulisan di media cetak, 15 rekaman radio, 13 rekaman TV, 68 terbitan berkala, 38 pustakawan, dan 40 Satuan Kerja (Satker) PPID," paparnya.

1
2

Berita Terkait

MNC

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini