nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MNC Trijaya Meraih Dua Penghargaan Jurnalistik

Kamis 22 Agustus 2019 09:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 22 337 2095105 mnc-trijaya-meraih-dua-penghargaan-jurnalistik-3nDePpyK4l.jpg Jurnalis Radio MNC Trijaya, Anang Purwanto, mendapat penghargaan dari Menkes Nila F Moeloek. (Foto: MNC Trijaya)

JAKARTA – Sepanjang bulan Agustus 2019, Radio MNC Trijaya berhasil memenangkan dua penghargaan jurnalistik bergengsi tingkat nasional. Diawali jurnalis Arief Sinaga yang menyabet juara pertama Anugerah Jurnalistik Bank Indonesia untuk kategori radio. Penghargaan diserahkan langsung Gubernur BI Perry Warjiyo di Komplek Bank Indonesia, Jakarta Pusat, pada Minggu 18 Agustus 2019.

Lewat feature 'Jurus BI Dorong UMKM Go International', Arief Sinaga mengupas peran BI mengangkat pelaku UMKM naik kelas ke level dunia. "Saat mampir ke toko ulos di Medan, saya menyaksikan sendiri betapa binaan BI sangat terasa pengaruhnya bagi pelaku UMKM," ujar Arief.

Baca juga: Koran Sindo dan Sindonews Berikan Apresiasi ke 18 Perusahaan yang Berinovasi 

Tiga hari berselang, Rabu 21 Agustus 2019, koleksi trofi MNC Trijaya bertambah lagi. Kali ini feature garapan jurnalis Anang Purwanto dinobatkan menjadi yang terbaik di kategori radio. Lewat karyanya, Anang menyoroti bahaya rokok yang mengintai generasi muda Indonesia.

Radio MNC Trijaya mendapat penghargaan jurnalistik. (Foto: MNC Trijaya)

"Tema ini saya ambil karena terinspirasi vlog pesan mantan Kapusdatin BNPB, almarhum Sutopo, yang viral di medsos. Intinya, generasi muda jangan coba-coba merokok," kata Anang.

Ia mengatakan, ini adalah gelar kedua berturut-turut setelah tahun lalu juga menang dalam kategori yang sama.

Baca juga: MNC Radio dan Ditlantas Polda Metro Jaya Sepakat Kerja Sama Informasi 

Pemimpin Redaksi MNC Trijaya Gaib Maruto Sigit mengatakan kemenangan MNC Trijaya dalam dua kompetisi jurnalistik di BI dan Kemenkes adalah bentuk apresiasi yang tinggi terhadap kerja jurnalis.

"Lomba yang diikutsertakan adalah karya yang sudah pernah kami tayangkan untuk publik, jadi bukan dikhususkan untuk lomba," ujar Gaib.

Ia berharap karya-karya jurnalistik memberi dampak terhadap perubahan dan peradaban. Hal terpenting, jurnalistik radio tetap eksis dan mewarnai ruang publik.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini