nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kejagung Serahkan Tersangka Jaksa Kejari Solo Satriawan Sulaksono ke KPK

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 21 Agustus 2019 16:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 21 337 2094833 kejagung-serahkan-tersangka-jaksa-kejari-solo-satriawan-sulaksono-ke-kpk-ugJY5XPDSS.jpg Juru Bicara KPK, Febri dan Pihak Kejagung (Foto: Arie/Okezone)

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait lelang proyek pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta tahun anggaran 2019.

Ketiga tersangka tersebut yakni, Jaksa pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Yogyakarta yang juga anggota TP4D, Eka Safitra (ESF), Jaksa pada Kejari Surakarta (Solo), Satriawan ‎Sulaksono (SSL), dan Direktur Utama (Dirut) PT Manira Arta Mandiri, Gabriella Yuan Ana (GYA).

Namun, Satriawan Sulaksono tidak ikut diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar pada Senin, 19 Agustus 2019. Satriawan baru diserahkan oleh pihak Kejagung pada hari ini setalah ditetapkan sebagai tersangka penerima suap.

Dalam perkara ini, Eka Safitra diduga‎ dijanjikan oleh Gabriella Yuan Ana akan mendapatkan 5 persen atau sekira Rp415 juta dari total nilai proyek pengerjaan rehabilitasi saluran air hujan di Yogyakarta sebesar Rp8,3 miliar.

Namun, Eka Safitra disebut baru menerima sekira Rp221 juta dari Gabriella. Uang tersebut diserahkan dalam tiga kali tahapan yakni, pada 16 April, senilai Rp10 juta, pada 15 Juni sejumlah Rp100 juta, dan pada 19 Agustus sebesar Rp110 juta.

Sedangkan sisa fee 2 persen, rencananya akan diberikan oleh Gabriella setelah pencairan uang muka pada minggu keempat bulan Agustus 2019. Uang tersebut disinyalir untuk memuluskan kepentingan Gabriella mendapatkan proyek pengerjaan rehabilitasi saluran air hujan di Jalan Supomo Yogyakarta.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini