Polri Sebut Ada Kelompok Sengaja Provokasi Warga Papua dan Papua Barat

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 21 Agustus 2019 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 21 337 2094832 polri-sebut-ada-kelompok-sengaja-provokasi-warga-papua-dan-papua-barat-5vKogik5vc.jpg Karopenmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polri mengungkapkan adanya kelompok kecil yang sengaja melakukan provokasi terhadap masyarakat Papua Barat dan Papua dengan cara menyebarkan konten-konten provokatif di media sosial (Medsos).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan pihaknya dibantu warga Papua dan Papua Papua Barat telah berhasil meredam dan menghentikan upaya dari daerah kelompok kecil itu yang mencoba memecah belah bangsa.

"Yah nanti kami mendalami ada sekelompok kecil saja masyarakat memang akan mengagitasi situasi tapi berhasil dilokalisir bukan hanya dari aparat tapi sebagian besar masyarakar disana, tidak setuju dengan tindakan sekelompok orang tersebut yang mematik situasi padahal situasi di sana awalnya sangat kondusif," kata Dedi di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (21/8/2019).

Baca Juga: Polri: Situasi di Fakfak Papua Barat Sudah Tenang

Kerusuhan di Manokwari

Dedi belum mau mengungkap siapa sosok kelompok kecil yang mencoba mengipas api dalam sekam tersebut. Menurut Dedi, yang pasti kelompok itu memprovokasi melalui konten-konten hoaks yang diedarkan ke medsos.

"Masih didalami. Jadi masih ada konten yang sifatnya hoaks yang coba disebarkan oleh oknum tertentu untuk memancing keadaan," tutur Dedi.

Dedi memastikan, jajaran Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dewasa ini terus melakukan patroli siber untuk menghentikan penyebaran konten hoaks terkait Papua dan Papua Barat di dunia maya.

"Dari jajaran siber Bareskrim ada beberapa akun yang dimonitor dan hari ini di profiling. Sekali lagi kalau dalam bukti jejak digital ada perbuatan melawan hukum maka pemilik akun tersebut akan dilakukan penegakan hukum," tutup Dedi.

Baca Juga: Polri Imbau Masyarakat Papua dan Papua Barat Tak Termakan Hoaks

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini