nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPR Sebut Pansel Sudah On Track Jaring 40 Capim KPK

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 21 Agustus 2019 14:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 21 337 2094787 dpr-sebut-pansel-sudah-on-track-jaring-40-capim-kpk-LcePvAEZ8R.jpg Anggota Komisi III DPR Arsul Sani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Arsul Sani menyebut panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) sudah bekerja sesuai jalur dalam menyeleksi calon pimpinan lembaga antirasuah. Saat ini, telah tersisa 40 nama yang mengikuti rangkaian tes dalam seleksi.

"Sejauh ini, kami yang di Komisi III melihat bahwa Pansel bekerja 'on track'," kata Arsul, Rabu (21/8/2019).

Baca Juga: DPR: Pansel KPK Harus Hasilkan Capim yang Bisa Bersinergi

Menurut Asrul, para pansel sudah bekerja makasimal dalam mencari calon pimpinan KPK. Sebanyak 40 nama capim KPK yang tersisa telah mewakili pemangku kepentingan pemberantasan korupsi lantaran terdapat unsur dari KPK, Polri, Kejaksaan, Hakim, advokat, auditor, akuntan, hingga akademisi.

"Dari 40 nama yang lolos juga mewakili para pemangku kepentingan pemberantasan korupsi yang luas," tuturnya.

KPK

Ia pun berharap, nantinya pimpinan KPK periode 2019-2023 bisa mencerminkan tiga unsur penegak hukum, yakni polisi, jaksa dan hakim. Selain itu, sambung Arsul, akademisi, praktisi, penggiat antikorupsi, ahli keuangan negara, akuntan, serta manajemen keuangan.

"Saya berharap pimpinan KPK mencerminkan ketiga unsur penegak hukum tersebut (Polri, Kejaksaan, Hakim), ditambah akademisi, praktisi, pegiat antikorupsi, ahli keuangan negara, akuntan, manajemen keuangan," tutur Sekjen PPP itu.

Baca Juga: Harapan Wadah Pegawai KPK ke Jokowi Terkait Seleksi Capim

Menurut dia, DPR akan menunggu 10 nama capim KPK yang nanti dikirim oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan. Ia berharap, komposisi 10 capim KPK yang dibawa DPR bisa mewakili berbagai pemangku kepentingan dalam pemeberantasan korupsi

"Yang mengerti hukum materiel maupun hukum acara tipikor. Sehingga performance KPK akan lebih baik dimasa datang," ujarnya.

(Ari)

Berita Terkait

Pansel KPK

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini