Tuntaskan Kisruh Papua, Pemuda Muhammadiyah Minta Aparat Kedepankan Musyawarah

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 21 Agustus 2019 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 21 337 2094669 tuntaskan-kisruh-papua-pemuda-muhammadiyah-minta-aparat-kedepankan-musyawarah-UNjmldhO2D.jpeg Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto alias Cak Nanto (Foto: Ist)

JAKARTA - Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PPPM) mengajak semua pihak untuk bersama-sama menyadari dan saling menghargai satu sama lain sekaligus menguatkan Bhineka Tunggal Ika. Bagi Pemuda Muhammadiyah, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan simbol-simbol negara seperti bendera merah putih dan Garuda Pancasila, wajib untuk dihormati karena itu penguat bagi bangsa Indonesia.

Ketua Umum PPPM Sunanto menuturkan, masyarakat Papua dan Papua Barat adalah bagian tak terpisahkan dari Republik Indonesia. Sikap, ucapan, tindakan, dan pemikiran apa pun yang meminggirkan dan melecehkan setiap entitas bangsa, termasuk Papua dan Papua Barat adalah tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan tekad NKRI. PPPM pun mengeluarkan sikap atau pernyataan.

"Pertama, Pemuda Muhammadiyah sangat menyesalkan munculnya tindakan rasisme, intoleransi, dan perlakuan diskriminasi yang diduga terjadi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang. Kejadian yang menjadi pemicu marahnya masyarakat Papua dan melakukan aksi pada Senin 19 Agustus 2019," ujarnya melalui siaran pers, Rabu (21/8/2019).

Baca Juga: Dalami Percekcokan Oknum TNI dan Mahasiswa Papua, Pangdam V/Brawijaya Bakal Lihat Videonya

Cak Nanto

Kedua, ditambahkan pria yang akrab disapa Cak Nanto itu, Pemuda Muhammadiyah menginstruksikan kepada Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) di berbagai daerah untuk berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak keamanan dan tokoh Papua setempat untuk menjaga Asrama Papua di manapun berada, guna menciptakan suasana yang damai.

"PP Pemuda Muhammadiyah menginstruksikan KOKAM untuk terlibat aktif bersama organ atau elemen lain dalam rangka menjaga ketentraman dan kerukunan masyarakat setempat," tuturnya.

Ketiga, Pemuda Muhammadiyah mendukung aparat keamanan untuk bersikap tegas dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif. Di atas itu semua, Pemuda Muhammadiyah mendorong agar aparat keamanan berlaku persuasif dengan tetap mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan ini.

Baca Juga: Risma: Hubungan Masyarakat Surabaya & Warga Asli Papua Berjalan Baik seperti Saudara

Cak Nanto menambahkan, yang keempat, Pemuda Muhammadiyah di manapun adalah sahabat bagi mahasiswa dan pemuda Papua. Pemuda Muhammadiyah bersama Papua, karena Papua adalah Kita dan Indonesia adalah Papua. Bersama-sama Pemuda Muhammadiyah mengajak semua pihak untuk menguatkan anyaman kebangsaan.

"Pemuda Muhammadiyah mengajak semua pihak untuk selalu waspada terhadap potensi adanya upaya memecah belah persatuan Indonesia, dan, hukum harus ditegakkan," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini