nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

FKPD Demokrat: Tak Perlu Populis, Menteri Jokowi Harus Orang yang Tepat

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 21 Agustus 2019 07:20 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 21 337 2094596 fkpd-demokrat-tak-perlu-populis-menteri-jokowi-harus-orang-yang-tepat-EBm5IUkfS7.JPG Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikabarkan bakal menggelar pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, wacana tersebut hingga kini belum kunjung terealisasi.

Spekulasi yang santer beredar ialah Demokrat berpeluang bergabung dengan koalisi Jokowi-Ma'ruf. Putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bahkan telah lama digadang-gadang layak masuk daftar calon menteri Jokowi. Namun, sejumlah pendiri Partai Demokrat justru berpandangan lain.

Sebanyak tujuh pendiri Partai Demokrat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat (FKPD-PD) menilai mantan Ketua Umum Relawan Jokowi (Rejo) saat masa kampanye Pilpres 2019 lalu, Muhammad Darmizal justru sosok yang tepat mengisi salah satu kursi menteri dalam jajaran Kabinet Indonesia Kerja jilid II periode 2019-2024.

Mereka yang mengusulkan nama Darmizal yakni Budhisantoso, RM. Rompas, Hencky Luntungan, WFP Kaunang, Ricky Sofyan, Suganda, dan Achmad Thoriq.

Baca juga: SBY Berencana Ketemu Jokowi Awal Agustus

"Beberapa pendiri Demokrat meminta dan mengusulkan serta merekomendasikan kepada Bapak Presiden Jokowi dengan hormat kiranya saudara Darmizal diperkenankan diangkat sebagai salah satu pembantu Presiden pada periode 2019-2024," ucap Pembina FKPD-Partai Demokrat, Hencky Luntungan dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone di Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Sosok Darmizal menurutnya paling pantas mengisi kabinet lantaran dianggap punya kredibilitas dan loyalitas. "Dia rela menanggalkan jabatannya di pimpinan Komisi Pengawas Partai Demokrat dan mendirikan Rejo untuk ikut serta membantu dan memenangkan Jokowi pada Pilpres lalu. Ini komitmen yang sangat luar biasa," tuturnya.

Baca juga: Demokrat: Soal Kabinet Otoritas Jokowi, Tugas Kami dan SBY Turunkan Tensi Pasca-Pemilu

Partai Demokrat

Pihaknya juga menekankan bahwa menteri yang menduduki kabinet Jokowi periode kedua haruslah orang-orang yang tepat dan mumpuni. "Ke depan, para menteri Jokowi harus benar-benar orang yang tepat. Bukan mereka yang bermain dua kaki. Jokowi tidak butuh menteri yang populis," tuturnya.

Sebelumnya, Partai Demokrat menyatakan telah berkontribusi menurunkan ketegangan atau tensi politik pasca-Pemilu 2019, meski ketua umumnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga saat ini belum bertemu langsung dengan Presiden Jokowi.

Pertemuan kedua tokoh sebelumnya sudah direncakan pada awal Agustus 2019, namun terpaksa ditunda lantaran SBY sedang fokus menjaga ibu kandungnya Siti Habibah yang sedang sakit dan dirawat di salah satu rumah sakit di Cibubur, Bogor, Jawa Barat.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini