nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi: Kecepatan yang Akan Membawa Indonesia Jadi Negara Maju

Abdul Rochim, Jurnalis · Rabu 21 Agustus 2019 08:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 21 337 2094595 jokowi-kecepatan-yang-akan-membawa-indonesia-jadi-negara-maju-qKwLfcu54i.jpg Presiden Joko Widodo. (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA – Dalam pidato peresmian Muktamar V PKB di Nusa Dua, Bali, Presiden Joko Widodo menekankan perlunya meningkatkan kecepatan dalam segala hal. Sebab, jelas dia, kecepatan menjadi kunci untuk membuat Indonesia menjadi negara maju.

"Kuncinya kecepatan. Jadi sering saya sampaikan, kini tidak lagi negara besar menguasai negera kecil, bukan negara kaya akan menguasai negara miskin, tapi negara cepat akan menguasai negara lambat sehingga kita harus cepat," tuturnya.

Baca juga: Dibuka Jokowi, Muktamar PKB Juga Dihadiri Sejumlah Menteri dan Ketum Parpol 

Jokowi mencontohkan, pada 17 tahun silam, dirinya saat masih aktif sebagai pengusaha pernah mengurus izin investasi di Dubai. Hal yang membuatnya kagum, seluruh proses perizinan bisa diselesaikan tidak lebih dari 30 menit saja.

"Kita di sini izin pembangkit listrik 6 tahun belum selesai. Ada 259 perizinan. Coba gimana kita mau cepat. Urus satu izin saja 259 izin. Saya perintahkan izin pangkas menjadi 58 izin. Itu juga masih bertahun-tahun. memang bukan enam tahun lagi ini, tapi masih hitungan tahun," katanya.

Baca juga: Tema Muktamar V PKB 'Melayani Ibu Pertiwi' Terinspirasi Jokowi 

Maka itu, Indonesia tidak akan bisa menjadi negara maju kalau budaya seperti ini tidak segera diubah. "Sekali lagi, kecepatan yang akan membawa negara ini menjadi negara maju. Kita sudah sampaikan ke ketua dewan, kita tak usah membuat banyak undang-undang, sedikit tapi kualitasnya baik. Saya sampaikan ke Asosiasi DPRD, enggak usah banyak-banyak perda. Buat dua tiga perda saja yang melindungi kepentingan rakyat," tuturnya.

Oleh karena itu, Jokowi mengajak seluruh elemen bangsa dan juga pemerintah, termasuk legislatif, mulai tingkat pusat hingga daerah untuk melakukan refleksi agar Indonesia bisa berkompetisi menjadi negara maju.

Muktamar V PKB akan berlangsung selama tiga hari pada 20 sampai 22 Agustus 2019.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini