nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Buntut Insiden di Asrama Papua, Wiranto Ingin Sistem Pengiriman Mahasiswa Diperbaiki

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 20:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 20 337 2094491 buntut-insiden-di-asrama-papua-wiranto-ingin-sistem-pengiriman-mahasiswa-diperbaiki-Bn84koRzV3.jpg Menko Polhukam Wiranto. (Dok Okezone)

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan sistem pengiriman mahasiswa ke berbagai daerah perlu diperbaiki dengan melibatkan kementerian terkait. Hal itu dikatakan Wiranto usai insiden di Asrama Mahasiswa Papua Surabaya.

"Hanya dari peristiwa itu tentunya kita butuh nanti perbaikan-perbaikan tentang sistem pengiriman mahasiswa di daerah-daerah itu asramanya bagaimana, pembinaannya bagaimana. Tentu butuh ya," kata Wiranto di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Menurutnya, perbaikan sistem pengiriman mahasiswa ke berbagai daerah merupakan langkah yang komprehensif dengan melibatkan kementerian terkait. Dengan begitu, ia berharap tercipta situasi positif dari dunia pendidikan di Indonesia.

"Itu satu langkah langkah yang lebih komprehensif dari berbagai kementerian agar langkah-langkah positif yang kita niatkan memberikan suatu pendidikan bagi mahasiswa-mahasiswa kita, terutama dari Papua dan Papua Barat, itu bisa berhasil dengan baik," ucap Wiranto.

Masyarakat di Papua dan Papua Barat, Senin 19 Agustus kemarin, berunjuk rasa besar-besaran memprotes penangkapan dan tindakan rasisme terhadap mahasiswa asal Papua di Surabaya.

Polisi Jaga Ketat Asrama Mahasiswa Papua di Makassar (foto: Herman A/Okezone)

Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya sempat dikepung massa dari beberapa ormas dan pria berpakaian militer atas tuduhan pembuangan bendera merah putih. Saat itulah, penghuni asrama diduga mendapat serangan verbal kata-kata rasis dan penghinaan.

Polisi ikut menyambangi Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya dan menembakkan gas air mata untuk menangkap 43 penghuni asrama itu, dengan alasan mau diminta keterangan terkait dugaan pembuangan bendera merah putih. Belakangan polisi melepaskan mereka.

Sebelumnya, warga di Malang juga bentrok dengan mahasiswa asal Papua yang hendak berunjuk rasa menuntut keadilan.


Baca Juga : Wiranto: Papua Sudah Aman Terkendali, Masyarakat Jangan Terprovokasi!

Masyarakat di Papua dan Papua Barat kemarin turun ke jalan memprotes aksi yang menimpa mahasiswa mereka di Jawa Timur. Demo di Manokwari dan Sorong diwarnai kerusuhan. Beberapa kantor pemerintahan dibakar, jalan-jalan utama diblokade dan fasilitas umum ikut dirusak massa.

Pemerintah menyayangkan kerusuhan tersebut dan meminta polisi mengusut siapa pelaku rasis yang memicu kerusuhan. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, kerusuhan terjadi di Manokwari ada kaitannya dengan peristiwa yang terjadi di Malang dan Surabaya.


Baca Juga : Panggil Kapolri & Wakil Kepala BIN, Wiranto Bahas Penambahan Pasukan di Papua

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini