nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

25 Fasilitas Umum Rusak Akibat Kerusuhan di Manokwari dan Sorong

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 16:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 20 337 2094368 25-fasilitas-umum-rusak-pasca-kerusuhan-di-manokwari-dan-sorong-F9S4gxinzI.jpg Karo Penmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Setidaknya terdapat 25 fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat kerusuhan yang terjadi di Manokwari dan Sorong, Papua Barat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, data itu ditemukan setelah pihaknya melakukan pendataan terkait kerusakan tersebut.

"Untuk sementara di Sorong ada kurang lebih sekitar hampir 15 fasilitas publik yang mengalami kerusakan. Di kota Manokwari sendiri sekitar 10 fasilitas publik yang mengalami kerusakan dan ini masih didatakan," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (20/8/2019).

Baca Juga: Mahasiswa Papua Gelar Aksi Damai di Depan UIN Jakarta, Lalin Macet 

Kerusuhan di Manokwari

Saat ini, kata Dedi, pihaknya masih terus melakukan pendataan terkait adanya kerusakan. Selain itu, Polri, TNI dan pemerintah provinsi melakukan pembersihan dan perbaikan kerusakan fasilitas tersebut.

"Tugasnya aparat Polri dan Pemda hari ini juga melaksanakan pembersihan pohon-pohon yang tumbang khususnya di Kota Manokwari, kemudian sisa pembakaran ban dibersihkan hari ini, sehingga diharapkan hari ini seluruh aktivitas masyarakat betul-betul bisa berjalan dengan normal," tutur Dedi.

Baca Juga: Polri Identifikasi 5 Akun Medsos Provokasi Pemicu Demo di Papua Barat 

Dedi menambahkan, jika tidak ada korban jiwa akibat insiden unjuk rasa di Manokwari. Terkait kerugian materil, nantinya pihak pemerintah daerah akan memberikan bantuan.

"Kejadian kemarin sangat cepat diantisipasi. Kurang dari 1x24 jam permasalahan diselesaikan dengan baik dan tidak ada korban walaupun ada kerugian materil nanti dari Pemda akan memberikan bantuan segera memulihkan aktivitas dan properti," ujar Dedi.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini