nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

JK Minta Ustadz Abdul Somad Klarifikasi Isi Ceramahnya

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 14:55 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 20 337 2094306 jk-minta-ustadz-abdul-somad-klarifikasi-isi-ceramahnya-4VUdAn8tQy.jpg Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. (Foto : Fahreza Rizky/Okezone)

JAKARTA – Pemuka agama Ustadz Abdul Somad (UAS) dipolisikan sejumlah pihak atas ceramahnya soal salib dan jin kafir. Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta isi ceramah UAS diklarifikasi supaya tidak menimbulkan ketidaksalahpahaman.

"Apa yang terjadi pada Ustadz Somad itu tentu harus diklarifikasi. Karena juga banyak usulan, ya dilalui dengan proses di negeri ini," kata Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (20/8/2019).

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu menuturkan, pemuka agama harus memberikan khotbah yang menyejukkan serta menjunjung tinggi penghormatan satu sama lain.

"Ya pasti. Pertama kita semua, Islam, Kristen, Buddha, dalam berdakwah maupun memberikan khotbahnya haruslah lebih adem dan lebih menghormati satu sama lain," ucap Kalla.

Ulama kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait isi ceramahnya. Pelaporan itu dilakukan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI).

Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI, Korneles Jalanjinjinay menjelaskan, pihaknya melaporkan UAS atas dugaan penistaan agama. Ia mengatakan, pihaknya merasa dirugikan atas ceramah tersebut.

UAS kemudian memberikan klarifikasi atas ceramahnya. Pertama, pernyataannya itu untuk menjelaskan hal tersebut dalam konteks menjawab pertanyaan jamaah pengajian, bukan karena dibuat-dibuat oleh dirinya sendiri.

Ustadz Abdul Somad (Liansah/Okezone)

"Yang kedua. Itu pengajian di dalam masjid tertutup, bukan di stadion, bukan di lapangan sepakbola, bukan di TV, tapi untuk intern umat Islam untuk menjelaskan pertanyaan tentang patung dan tentang kedudukan Nabi Isa Alaihissalam. Untuk orang Islam dalam Alquran dan Sunnah Nabi Shallallahu`alaihi Wa Sallam," ujarnya dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Senin 19 Agustus 2019.

Ketiga, sambung UAS, pengajian tersebut terjadi lebih dari tiga tahun lalu. Sebuah kajian subuh pada hari Sabtu di Masjid An-Nur Pekanbaru. Selepas pengajian selama satu jam akan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan jamaah.


Baca Juga : Klarifikasi Ustadz Abdul Somad Terkait Tuduhan Penodaan Agama dalam Ceramahnya

"Kenapa diviralkan sekarang? Kenapa dituntut sekarang? Saya serahkan kepada Allah SWT. Sebagai warga yang baik, saya tidak akan lari, saya tidak akan mengadu, saya tidak akan takut, karena saya tidak pernah merasa salah," tuturnya.

UAS memastikan, isi ceramah yang disampaikan itu sama sekali tidak ada keinginan untuk merusak persatuan dan kesatuan bangsa.


Baca Juga : Muhammadiyah Pertanyakan Viralnya Video Ceramah UAS yang Dituduh Penodaan Agama

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini