nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mendagri Perintahkan 3 Gubernur Tak Tinggalkan Daerahnya Pasca-Kerusuhan Manokwari

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 14:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 20 337 2094277 mendagri-perintahkan-3-gubernur-tak-tinggalkan-daerahnya-pasca-kerusuhan-manokwari-P2CVapU3BP.jpg Mendagri, Tjahjo Kumolo (foto: Reza/Okezone)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memerintahkan gubernur Jawa Timur, Papua dan Papua Barat tidak meninggalkan daerahnya masing-masing pasca peristiwa di Surabaya dan Malang yang berujung kerusuhan di Manokwari dan Sorong, Papua Barat.

"Sekarang menyelesaikan permasalahan di daerah dulu, gubernur untuk tidak meninggalkan daerah dulu. Kalau sudah kondusif, silakan mau ketemu dengan Gubernur Jatim," kata Tjahjo di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (20/8/2019).

Baca juga: Pemuka Adat Papua: Percayakan Kasus Persekusi ke Polisi, Mari Kita Damai

Tjahjo menuturkan, pihaknya mengusulkan agar Gubernur Papua dan Papua Barat bisa bertemu mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya. Pihaknya juga mengusulkan agar Menko Polhukam Wiranto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian ikut hadir.

"Soal waktunya terserah Gubernur Papua dan Jatim kapan," imbuhnya.

Papua

Masyarakat di Papua dan Papua Barat, Senin 19 Agustus kemarin, berunjuk rasa besar-besaran memprotes penangkapan dan tindakan rasisme terhadap mahasiswa asal Papua di Surabaya.

Baca juga: Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua Minta Polisi Tangkap Dalang Kerusuhan

Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya sempat dikepung massa dari beberapa ormas dan pria berpakaian militer atas tuduhan pembuangan bendera merah putih. Saat itulah, penghuni asrama diduga mendapat serangan verbal kata-kata rasis dan penghinaan.

Polisi ikut menyambangi Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya dan menembakkan gas air mata untuk menangkap 43 penghuni asrama itu, dengan alasan mau diminta keterangan terkait dugaan pembuangan bendera merah putih. Belakangan polisi melepaskan mereka.

Sebelumnya, warga di Malang juga bentrok dengan mahasiswa asal Papua yang hendak berunjuk rasa menuntut keadilan.

Masyarakat di Papua dan Papua Barat kemarin turun ke jalan memprotes aksi yang menimpa mahasiswa mereka di Jawa Timur. Demo di Manokwari dan Sorong diwarnai kerusuhan. Beberapa kantor pemerintahan dibakar, jalan-jalan utama diblokade dan fasilitas umum ikut dirusak massa.

Pemerintah menyayangkan kerusuhan tersebut dan meminta polisi mengusut siapa pelaku rasis yang memicu kerusuhan.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, kerusuhan terjadi di Manokwari ada kaitannya dengan peristiwa yang terjadi di Malang dan Surabaya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini