nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dua Legislator PDIP Diperiksa KPK Terkait Suap Proyek Meikarta

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 20 Agustus 2019 12:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 20 337 2094225 dua-legislator-pdip-diperiksa-kpk-terkait-suap-proyek-meikarta-26mio0BAUD.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap dua legislator PDI Perjuangan. Keduanya yakni, anggota DPRD Jawa Barat, Waras Wasisto dan anggota DPRD Bekasi, Soleman.

Keduanya akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengurusan izin proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. Keduanya dimintai keterangan untuk tersangka Sekda Jawa Barat non-aktif, Iwa Karniwa (IWK).‎

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IWK," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (20/8/2019).

Baca Juga: Jadi Tersangka Suap, Sekda Jabar Iwa Karniwa Cuti Kerja 3 Bulan

Dalam persidangan kasus Meikarta beberapa waktu lalu, Waras disebut berperan mengalirkan uang suap proyek Meikarta ke Pemprov Jawa Barat dalam hal ini Iwa Karniwa. Awalnya Neneng Rahmi diminta oleh mantan Bupati Bekasi Neneng Hasannah mengurus Rencana Detail Tata Ruang untuk Proyek Meikarta.

Neneng Rahmi mendapat informasi bahwa Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Henry Lincoln memiliki jaringan di Pemprov Jabar yakni melalui Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Soleman dan Anggota DPRD Jabar Waras Wasisto.

Kemudian Henry Lincoln bertemu dengan Iwa, Waras, dan Soleman di rest area. Dari hasil pertemuan itu, Iwa meminta Rp1 miliar untuk mengurus RDTR Kabupaten Bekasi. Permintaan itu pun dipenuhi oleh Neneng Rahmi. Ia pun kemudian meminta uang Rp1 miliar itu ke pihak Meikarta.

Ilustrasi

Akhirnya Neneng memberikan uang senilai Rp900 juta kepada Soleman untuk kemudian disampaikan kepada Iwa. Sebelum sampai ke tangan Iwa Soleman memberikannya terlebih dahulu kepada Waras. Sisa Rp100 juta dari yang belum diberikan kepada Iwa pun diminta oleh Waras.

KPK sendiri telah menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jawa Barat (Jabar), Iwa Karniwa (IWK) sebagai tersangka pengembangan kasus dugaan suap pengurusan izin Meikarta di Cikarang.

Iwa Karniwa diduga menerima suap Rp900 juta untuk mengurus Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi yang masih berkaitan dengan proyek Meikarta.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini