nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terkait Kerusuhan di Manokwari Papua Barat, Ini Sikap PDIP

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 03:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 20 337 2094081 terkait-kerusuhan-di-manokwari-papua-barat-ini-sikap-pdip-SarWPCs4XH.jpg Djarot Saiful Hidayat. (Foto: Okezone)

JAKARTA – DPP PDIP menyesalkan dugaan rasisme, intoleransi, dan perlakuan diskriminasi yang terjadi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur, hingga berujung pada kerusuhan di Manokwari, Papua Barat.

Sejurus dengan itu, partai besutan Megawati Soekarnoputri ini juga menolak keras gerakan separatisme. Mengingat NKRI sudah final, membentang dari Sabang sampai Merauke, dari Mianggas sampai Pulau Rote.

Baca juga: Mahasiswa Papua di Surabaya: Kami Cinta NKRI 

Sikap PDIP tersebut dibacakan oleh Ketua DPP Djarot Saiful Hidayat di kantor pusat partai di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 19 Agustus 2019. Pembacaan sikap ini disaksikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.

PDIP menilai persatuan dan kesatuan bangsa berdiri di atas prinsip kebangsaan, di mana setiap warga negara Indonesia sama kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan serta wajib menjalankannya tanpa kecuali.

Baca juga: Gubernur Jamin Keamanan Warga Papua di Makassar 

"Karena itulah PDIP sangat menyesalkan terhadap berbagai aksi intoleransi, diskriminasi, dan rasisme yang memecah soliditas bangsa. Aparat penegak hukum harus bertindak tegas tanpa kecuali. Kedepankan tertib hukum, tindak tegas para provokator dan kaum perusuh," kata Djarot.

Disampaikannya, PDIP menyerukan agar semuanya menjaga ketenteraman serta kerukunan. Maka itu, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menginstruksikan seluruh kader untuk bergerak aktif, melakukan silaturahmi, dan bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat. Tujuannya agar kejadian di Kota Surabaya, Malang, serta di Manokwari, Papua Barat, tidak terjadi lagi.

"PDIP memberikan dukungan bagi aparat keamanan untuk tegas. Kedepankan tertib hukum dan tertib masyarakat agar kedepankan dialog, musyawarah di dalam menyelesaikan persoalan di lapangan," katanya.

Baca juga: Polisi Sebut Tawuran di Asrama Mahasiswa Papua Makassar karena Ada Kesalahpahaman 

Bagi PDIP, Papua adalah bagian integral Republik Indonesia. Maka partai itu berdiri bersama warga Papua yang mendambakan kesejahteraan dan keadilan di dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Oleh karena itu, PDIP mendukung sepenuhnya upaya pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo untuk secara terus menerus menghadirkan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, serta merata di tanah Papua," ulasnya.

Baca juga: Media Asing Diminta Objektif Dalam Memberitakan Kericuhan di Manokwari 

Djarot melanjutkan, PDIP memegang teguh ajaran Bung Karno untuk turut membentuk dunia baru tanpa‘exploitation de l‘homme par l‘homme’, atau penindasan sesama manusia. Kemudian tanpa ‘exploitation de nation par nation’ atau penindasan antarbangsa.

Maka berdasarkan semangat pembebasan itulah Bung Karno bersama rakyat Papua melawan penjajahan yang berlangsung selama ratusan tahun di Indonesia. Dalam semangat pembebasan yang sama, PDIP berkomitmen untuk memperjuangkan kesejahteraan. Kemudian memastikan agar keadilan sosial ekonomi menjadi milik seluruh warga negara Indonesia.

"Marilah menjaga persatuan," pungkas Djarot.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini