nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK: Total Suap Pengadaan Pesawat Garuda Indonesia Mencapai Rp100 Miliar

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 19 Agustus 2019 21:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 19 337 2094040 kpk-total-suap-pengadaan-pesawat-garuda-indonesia-mencapai-rp100-miliar-h1SMzIsqeR.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengidentifikasi total nilai dugaan suap dalam pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC untuk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Total nilai suap yang diterima sejumlah pihak mencapai Rp100 miliar.

Total nilai dugaan suap tersebut terungkap setelah penyidik memeriksa Senior Manager Head Office Accounting PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Norma Aulia. Norma diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Direktur Teknik dan Pengelola Armada PT. Garuda Indonesia, Hadinoto Soedigno (HDS).

"Total nilai suap yang mengalir pada sejumlah pihak termasuk tersangka yang telah teridentifikasi sampai saat ini adalah sekitar Rp100 Miliar dalam bentuk berbagai mata uang, mulai dari Rupiah, USD, EURO, dan SGD," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (19/8/2019).

 Baca juga: KPK Periksa Pejabat PT Garuda Indonesia Terkait Pencucian Uang Emirsyah Satar

Tak hanya itu, penyidik juga mengidentifikasi adanya dugaan suap dalam pengadaan pesawat selain jenis Airbus. KPK menduga ada indikasi suap dalam pembelian pesawat jenis Bombardier dan Avions de Transport Regional (ATR).

"Dalam kasus ini KPK juga mengidentifikasi dugaan suap lainnya terkait pembelian pesawat Airbus, ATR (Avions de Transport Regional) dan pesawat Bombardier," ucapnya.

Sebelumnya, KPK kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan 50 mesin pesawat Airbus A330-300 untuk PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk periode 2004-2015. Satu tersangka baru tersebut yakni eks Direktur Teknik dan Pengelola Armada PT. Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno.

 Baca juga: 4 Saksi Kasus Pencurian Uang Mantan Bos PT MRA Diperiksa KPK

Hadinoto diduga menerima sejumlah uang dari bos PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo. Uang tersebut untuk memuluskan empat proyek pengadaan pesawat tahun anggaran 2008 - 2013 dari perusahaan Rolls Royce.

Empat proyek tersebut adalah kontrak pembelian pesawat Trent seri 700 dan perawatan mesin dengan perusahaan Rolls-Royce. Kontrak pembelian pesawat Airbus A330 dan Airbus A320 dengan perusahaan Airbus S.A.S.

Kemudian, kontrak pembelian pesawat ATR 72-600 dengan perusahaan Avions de Transport Regional (ATR). Dan Kontrak pembelian pesawat Bombardier CRJ 1000 dengan perusahaan Bombardier Aerospace Commercial Aircraft.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini