nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapolri : Kerusuhan di Manokwari Tidak Perlu Terjadi

Syaiful Islam, Jurnalis · Senin 19 Agustus 2019 13:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 19 337 2093776 kapolri-kerusuhan-di-manokwari-tidak-perlu-terjadi-PCDguSJiej.jpg Kapolri Tito Karnavian di Surabaya (Foto: Syaiful/Okezone)

SURABAYA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyesalkan adanya aksi anarkis di Manokwari, Papua Barat, serta adanya pengumpulan massa di Jayapura. Hal ini ditriger dari adanya kejadian di Jawa Timur, khususnya Surabaya dan Malang.

"Ini kita sesalkan. Kejadian ini (kerusuhan di Manokwari) tidak perlu terjadi, karena selama ini adik-adik kita dari Papua itu sudah lama bersekolah mengejar ilmu pengetahuan di Jatim, Jateng, Jabar, dan Jakarta, selama ini tidak ada masalah," ujar Tito pada wartawan di Rumkit Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya, Senin (19/8/2019).

Hanya kejadian kemarin, sambung Tito, ditriger ada kesimpangsiuran informasi atau kesalahpahaman. Mungkin juga ada yang membuat kata-kata yang kurang nyaman, sehingga masyarakat di Papua merasa terusik dengan bahasa seperti itu.

Kerusuhan di Manokwari, Papua

Dan ada pihak-pihak yang mengembangkan informasi seperti itu untuk kepentingan sendiri. Kejadian di Surabaya maupun Malang, itu semua hanya peristiwa kecil yang sebetulnya sudah dilokalisir dan diselesaikan oleh muspida setempat.

"Tapi kemudian muncul hoaks. Mengenai ada kata-kata yang kurang etis dari oknum tertentu. Ada juga hoaks seolah-olah ada adik kita dari Papua yang meninggal, padahal tidak. Ini ada yang mengembangkan berkembang di Manokwari, di Jayapura dan kemudian terjadi mobilisasi massa," ungkapnya.

Baca Juga: Kerusuhan di Manokwari, MUI Imbau Masyarakat Tenang dan Jangan Terprovokasi

Tito minta kepada masyarakat yang ada di Papua jangan mudah terpancing dan terprovokasi dengan berita-berita yang tidak benar. Sedangkan untuk masyarakat di luar Papua, termasuk di Jatim ini perlakukan warga Papua sebagai bagian dari anak bangsa.

"Papua adalah saudara kita sendiri. Jadi kita pikir komunikasi perlu dijalin masyarakat jangan terpancing. Baik yang di Papua maupun di luar papua jangan mau diadudomba atau terpancing dengan informasi yang tidak benar," kata Kapolri.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini