Mahfud MD Sebut Buron Radikalisme dari Arab Kabur ke Indonesia, Polisi Diminta Waspada

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 19 Agustus 2019 08:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 19 337 2093638 mahfud-md-sebut-buron-radikalisme-dari-arab-kabur-ke-indonesia-polisi-diminta-waspada-2zKA6eBDQR.jpg Mahfud MD. (Foto : Arie Dwi Satrio/Okezone)

JAKARTA – Pengamat terorisme, Zaki Mubarak, meminta pemerintah khususnya aparat kepolisian untuk tak menganggap remeh informasi yang disebut Mahfud MD terkait kabar adanya buron dari Arab Saudi yang diduga lari ke Indonesia dan mendanai ajaran radikal di Tanah Air.

Itu karena berdasarkan data yang dimiliki dirinya, belakangan ini banyak syekh salafi, terutama dari Arab Saudi melakukan dakwah di beberapa tempat.

Menurut dia,mayoritas masyarakat merasa keberatan karena ustaz itu sering merendahkan tradisi dan budaya lokal yang dipaktikkan masyarakat muslim selama ratusan tahun. Salah satunya seperti melarang anak didiknya untuk melakukan kegiatan yang mengekspresikan cinta Tanah Air, yakni melaksanakan upacara yang mengharuskan hormat ke bendera merah putih dan pramuka.

“Jadi apa yang disampaikan Pak Mahfud harus dianggap sebagai peringatan kepada pemerintah supaya memberi perhatian yang serius terhadap perkembangan dakwah semacam ini. Yang jika dibiarkan akan menggerogoti semangat kebangsaan kita,” ujar Zaki saat berbincang dengan Okezone, Senin (19/8/2019).

Ilustrasi

Ia menjelaskan alasan mereka hijrah dari Tanah Suci ke Indonesia. Sebab, para ulama yang diduga menganut aliran radikal di sana banyak yang dipenjara hingga terancam dihukum mati pemerintah Arab Saudi. Kata dia, kemumgkinan besar perubahan politik inilah yang mendorong sejumlah ulama untuk keluar dari negara dan berkelana ke sejumlah negara, salah satunya Indonesia.

“Suasana politik yang lebih bebas dan menguatnya konservatisme Islam, menjadi faktor yang mendukung mereka banyak hadir di sini. Bahkan sering disambut antusias oleh pengikut-pengikut salafi di Tanah Air. Sejumlah masjid yang makin banyak dikuasai jamaah salafi dan lembaga-lembaga pendidikan salafi, dengan senang hati memberi ‘karpet merah’ bagi syekh-syekh untuk menceramahi umat tentang Islam yang benar,” ujarnya.


Baca Juga : Mahfud MD Sebut Buronan Radikalisme dari Arab Akan Kabur ke Indonesia

Sementara itu, Okezone mencoba menanyakan kabar yang diembuskan Mahfud MD ke Mabes Polri. Namun, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, enggan memberikan keterangan. “Besok aja. Istirahat dulu,” singkatnya.


Baca Juga : Soal Buronan Radikal Arab, Mahfud Sudah Koordinasi dengan BIN & BNPT

(erh)

(sal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini