nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapolri Sebut Terduga Teroris Surabaya Terpapar Internet Soal Radikalisasi

Abdul Rochim, Jurnalis · Minggu 18 Agustus 2019 15:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 18 337 2093508 kapolri-sebut-terduga-teroris-surabaya-terpapar-internet-soal-radikalisasi-oAM6a4CeEA.jpg Kapolri Jenderal Tito Karnavian (foto: Okezone)

 JAKARTA - Tersangka aksi teror berinisial IM (30), yang melakukan penyerangan di Mapolsek Wonokromo, Kota Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu 17 Agustus 2019, diketahui terpapar paham radikal akibat informasi yang didapatkannya dari internet.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut tersangka mengalami self radicalism atau radikalisasi diri sendiri lewat online.

"Sementara info yang saya dapatkan dari Densus 88 maupun Polda Jatim, tersangka ini mengalami self radicalism, radikalisasi diri sendiri karena melihat online, dari gadget, internet. Ada ikuti kajian- kajian yang membuat dia akhirnya muncul pemahaman, interpretasi jihad versi dia, jihad kekerasan," ujar Kapolri ditemui saat menghadiri perayaan ulang tahun ke-69 Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO) di Jakarta, Minggu (18/8/2019).

 Baca juga: Kondisi Anggota Polsek Wonokromo Membaik Usai Jalani Operasi

Tito menambahkan, setelah mendapatkan pemahaman terkait jihad, tersangka kemudian berusaha untuk mencari sasaran dan menjadikan kepolisian sebagai target.

"Polisi dianggap thogut karena bagi mereka, polisi selain thogut dianggap kafir harbi karena sering melakukan penegakan hukum kepada mereka sehingga bagi dia, melakukan serangan kepada kepolisian bisa dapat pahala menurut versi yang bersangkutan," tuturnya.

 Baca juga: Pelaku Penyerangan Anggota Polsek Wonokromo Diduga Teroris Jaringan ISIS

Polisi lantas bergerak cepat melumpuhkan pelaku dengan ditembak di tempat. "Sekarang yang bersangkutan ditembak di tempat, tapi tidak di bagian mematikan," katanya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini