nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi ke Paskibraka: Indonesia Dicontoh Negara Lain karena Sikap Toleransi

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Sabtu 17 Agustus 2019 21:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 17 337 2093310 jokowi-ke-paskibraka-indonesia-dicontoh-negara-lain-karena-sikap-toleransi-g2DEGTvezx.jpg Presiden Jokowi saat ramah tamah dengan paskibraka di Istana Negara. (Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya saling toleransi terhadap sesama anak bangsa. Hal itu ia sampaikan di hadapan anggota paskibraka yang berhasil menjalankan tugas dalam peringatan 74 tahun kemerdekaan Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, hari ini.

"Negara ini dijadikan contoh oleh negara-negara lain karena sikap toleransinya, sikap ramah, dan santunnya, sikap agamisnya. Itu dilihat oleh bangsa lain. Kita dijadikan contoh," kata Jokowi saat menggelar Ramah Tamah dengan Paskibraka dan Gita Bahana Nusantara di Istana Negara, Sabtu (17/8/2019).

Baca juga: Jokowi Hadiahi Sepeda untuk Paskibraka yang Gugup saat Kerek Bendera 

Ia juga mengucapkan rasa terima kasih kepada paskibraka yang telah berjasa menyukseskan upacara peringatan kemerdekaan Indonesia. Jokowi pun menitipkan pesan kepada 68 anggota paskibraka yang berasal dari seluruh provinsi di Tanah Air.

"Kita ini dianugerahi oleh Tuhan, dan sudah jadi hukum Allah. Hukumnya Tuhan, kita hidup dalam keberbedaan. Berbeda suku, agama, berbeda etnis, berbeda bahasa daerah, berbeda budaya, berbeda adat, berbeda tradisi. Inilah yang namanya Indonesia," ujarnya.

Kepala Negara ingin adanya perbedaan agama, perbedaan suku, perbedaan bahasa daerah, hingga tradisi menyebabkan anak bangsa menjadi kelihatan tidak satu.

"Saya titip saudara-saudara adalah masa depannya Indonesia," imbuh dia.

Baca juga: Ketika Jokowi Salami Komandan Upacara HUT Ke-74 RI 

Jokowi menegaskan, keberagaman bangsa Indonesia merupakan hukum Tuhan yang telah menjadi takdir. Dia mengatakan, keutuhan NKRI tergantung generasi bangsa untuk saling mengenal, menghormati, menghargai, hingga menyayangi.

"Saya minta yang Aceh mengenal bagaimana yang ada di Papua. Yang di Papua mengenal bagaimana yang ada di Kalimantan. Yang di Sulawesi mengenal bagaimana yang ada di Jawa. Yang ada di Jawa mengenal yang ada di Bali, NTT, NTB, Maluku. Kita harus saling mengenal," tandasnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini