nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hasto: Jokowi dan PDIP Senapas soal GBHN

Sabtu 17 Agustus 2019 18:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 17 337 2093207 hasto-jokowi-dan-pdip-senapas-soal-gbhn-EwErEwrTIh.JPG Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto menyebut bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan PDIP sejalan terkait wacana menghidupkan kembali Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN).

"Tidak ada perbedaan dengan Presiden Jokowi karena apa yang disampaikan Pak Jokowi tidak mengubah substansi terkait pilpres yang dipilih secara langsung oleh rakyat," katanya, dikutip dari laman Antaranews, Sabtu (17/8/2019).

Hal tersebut disampaikannya disela-sela peringatan kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar PDIP di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ia menegaskan pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung merupakan kedaulatan rakyat sebagai semangat reformasi.

Menurut Hasto, amendemen terbatas UUD 1945 terkait GBHN sebenarnya sudah cukup lama dibahas di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI ketika dipimpin Taufik Kiemas (almarhum).

"Karena kita memahami pentingnya haluan negara. Kita negara kepulauan terbesar, negara yang punya tanggung jawab sejarah untuk menjadi pemimpin bangsa," tuturnya.

Itulah sebabnya, kata dia, bangsa Indonesia harus bergerak maju, termasuk amendemen terbatas haluan negara itu yang menjadu penting dan strategis.

"Haluan negara itu memuat kebijakan pokok politik ekonomi, politik pembangunan, politik demokrasi, politik kebudayaan, politik hukum, dan politik untuk kesejahteraan rakyat itu sendiri," ucap dia.

Semuanya, lanjut Hasto, harus diperjuangkan dalam perencanaan menyeluruh dan terintegrasi, mengikat seluruh lembaga tinggi negara dan pemerintah, dari pusat sampai daerah.

"Amendemen terbatas tidak merubah tata cara pilpres secara langsung oleh rakyat. Dengan demikian, tidak ada perbedaan antara sikap PDIP dengan Presiden Jokowi. Semua senapas," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

GBHN Dihidupkan Kembali

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini