Meriahkan HUT Ke-74 RI, Petugas Lapas Pondok Bambu Kenakan Pakaian Adat

Sabtu 17 Agustus 2019 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 17 337 2093147 meriahkan-hut-ke-74-ri-petugas-lapas-pondok-bambu-kenakan-pakaian-adat-1g7wkn2fn9.JPG Petugas Lapas Pondok Bambu kenakan pakaian adat saat upacara HUT ke-74 RI (Foto: Antaranews)

JAKARTA - Dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan ke-74 RI, petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pondok Bambu, Jakarta Timur, tampil mengenakan pakaian adat tradisional daerah pada saat melaksanakan upacara 17 Agustus, Sabtu (17/8/2019).

Petugas yang berpakaian adat ini di antaranya Kalapas Pondok Bambu, Yuli Niartini dengan berpakaian baju adat Sulawesi, Kepala Seksi Binakdik, Ari Budi Ningsih mengenakan baju adat none Betawi dan beberapa petugas mengenakan pakaian adat Papua.

"Khusus pada 17 Agustus ini sesuai instruksi dari Kemenkum HAM agar kami mengenakan pakaian adat tradisional untuk memeriahkan HUT RI," kata Kalapas Pondok Bambu, Yuli, seperti dikutip dari Antaranews.

Yuli berujar bahwa pakaian adat hanya dipakai oleh petugas yang ikut upacara sementara yang jadi petugas upacara wajib mengenakan pakaian dinas lapangan.

Upacara 17 Agustus diikuti sekitar 100 lebih peserta, terdiri dari warga binaan, petugas lapas dan unsur pimpinan. Seperti upacara bendara pada umumnya, menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengibarkan bendera merah putih, pembacaan Proklamasi, juga pembacaan sambutan Menteri Kemenkum HAM dan lagu nasional lainnya.

Menurutnya, rangkaian peringatan 17 Agustus telah dimulai sejak pertengahan Juli 2019 yakni dilaksanakan sejumlah perlombaan yang diikuti warga binaan pemasyarakatan. Lomba-lomba tersebut di antaranya lomba nari, fashion show, paduan suara, akustik, dan permainan tradisional lainnnya.

"Lomba-lomba ini ada hadiahnya yang akan kita bagikan besok (Minggu)," kata Yuli.

Menurut dia, perlombaan 17 Agustus ini selain untuk memeriahkan HUT RI juga bagian dari pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan, melatih bakat dan keterampilannya serta silaturahmi, juga solidaritas antar WBP. "Lomba-lomba ini juga untuk mengasah keterampilan serta minat dan bakat warga binaan lapas Pondok Bambu," kata Yuli.

Pembinaan warga binaan ini, lanjut Yuli, sejalan dengan tema besar HUT RI ke-74 yakni SDM Unggul, Indonesia Maju" yang diterjemahkan oleh Lapas Pondok Bambu untuk terus mengoptimalkan pembinaan bakat dan kepribadiaan warga binaan agar tetap semangat menjalankan aktivitas selama menjalani masa hukuman.

"Bukan hanya kepada warga binaan, motivasi juga kami sampaikan kepada petugas lapas agar menjalankan tugas dan fungsi tanggung jawabnya dalam melakukan pembinaan di lapas," ucapnya.

Warga binaan Lapas Pondok Bambu dihuni oleh 379 orang, terdiri atas narapidana 366 orang dan 13 tahanan.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini