nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketua MPR: Terjadi Deideologisasi Pancasila Pasca-Reformasi

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 16 Agustus 2019 10:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 16 337 2092624 ketua-mpr-terjadi-deideologisasi-pancasila-pasca-reformasi-R2pnU24NDg.JPG Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan dalam Sidang Tahunan MPR 2019 (Foto: Setpres RI)

JAKARTA - Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan (Zulhas) menyinggung soal deideologisasi Pancasila pasca-reformasi. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menyebut bahwa Indonesia mengalami deideologisasi Pancasila pasca-reformasi.

Deideologisasi berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) merupakan berhentinya proses pendalaman (penyebaran) ideologi. Deideologisasi juga dapat disamaartikan dengan deradikalisasi.

"MPR mengambil peran sebagai lembaga pengawal ideologi bangsa, karena terjadi deideologisasi Pancasila pasca-reformasi," kata Zulhas saat memberikan pidato sambutannya di sidang tahunan MPR/DPR/DPD di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Zulkifli Hasan

Zulhas berpandangan proses deideologisasi dapat terlihat dari penerapan nilai-nilai Pancasila saat ini. Zulhas mengatakan bahwa, penarapan nilai-nilai Pancasila saat ini sudah mulai ‎tergerus fenomena globalisasi.

"Proses deideologisasi tersebut bisa dilihat dari bagaimana nilai-nilai luhur yang terkandung dalam sila-sila Pancasila kian hari‎ terus tergerus dalam fenomena globalisasi," ucapnya.

"Nilai-nilai individualism, liberalisme, dan ekstrimisme seolah harus diterima sebagai standar nilai baru yang terbaik dalam pembangunan sistem politik, ekonomi, sosial, dan budaya," kata Zulhas.

Menurut Zulhas, bentuk deideologisasi Pancasila tersebut antara lain dengan dicabutnya Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) dan dibubarkannya Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7).

"Terakhir, dilakukan juga penghapusan mata pelajaran Pancasila dari mata pelajaran pokok di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

HUT Ke-74 RI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini