nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

NasDem Yakin Jokowi Tak Pilih Pendukung Prabowo-Sandi Jadi Menteri

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Kamis 15 Agustus 2019 07:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 15 337 2092075 nasdem-yakin-jokowi-tak-pilih-pendukung-prabowo-sandi-jadi-menteri-D5wGTuLFtP.jpg Jokowi-Maruf Amin

JAKARTA - Partai Nasional Demokrat (Nasdem) meyakini Kabinet Kerja Jilid II tidak ada satupun tokoh maupun kader-kader Partai eks pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

"Pak Jokowi bilang enggak ada (tokoh dan kader partai) dari 02 (Prabowo-Sandi)," kata Ketua DPP Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago kepada Okezone, Kamis (15/8/2019).

Namun, Irma meminta penempatan Kabinet Kerja Jilid II yang sebelumnya "dibocorkan" Presiden Jokowi bahwa ada 45 persen dari Partai Politik dan 55 persen dari kalangan Profesional itu memiliki andil dalam perjuangan atas pemenangan Jokowi-Maruf Amin.

"Saya kira Pak Jokowi proposional itu pasti, yang harus diperhatiakn pak Jokwi jangan sampai kemudian yang disodorkan parpol yang engga ada keringat selama pilpres gitu loh," ungkapnya.

Jokowi-Maruf

Dalam penunjukan yang akan menempati di kabinet kerja jilid II itu, memiliki keringat juga tidak cukup. Para kader dan tokoh tentunya harus memiliki akuntabilitas dan kapasistas yang memadai.

"Bukan sekedar berkeringat juga sih yah, tapi harus ada kapasitas dan akuntabilitas jangan juga kemudian yang disodorkan parpol justru bukan orang yang bukan kader enggak tau dari mana, kemudian sama sekali tidak memiliki kapasitas. Ini akan jadi penilai masyarakat jadi buruk kan. Buruknya juga ke Jokowi," tutupnya.

Untuk diketahui, Jokowi memastikan dalam penyusunan Kabinet Kerja Jilid II sudah final. Jokowi akan menunjuk untuk menempati komposisi jabatan itu diisi 45 persen orang-orang dari kader partai politik dan 55 persen lagi dari kalangan profesional.

Hanya saja, Jokowi tidak membeberkan nama-nama yang akan menempati di posisi jabatan yang ada di Kabinet Kerja Jilid II itu.

“Komposisi ya 46-55. Jadi 45 persen akan dikonsultasikan ke parpol dan 55 persen dari Jokowi-Ma’ruf, Soal jumlah ya dari PDIP pasti ada, PKB, Golkar, dan lain-lain,” kata Jokowi.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini