nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Direktur PT Karakatau Steel Didakwa Terima Suap Rp101,7 Juta dan USD4.000

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 14 Agustus 2019 20:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 14 337 2092008 direktur-pt-karakatau-steel-didakwa-terima-suap-rp101-7-juta-dan-usd4-000-gd0BJtJ73G.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Direktur Produksi dan Teknologi PT Krakatau Steel, Wisnu Kuncoro didakwa menerima suap Rp101,7 juta dan 4.000 dolar Amerika Serikat. Suap tersebut berasal dari Direktur Utama (Dirut) PT Grand Kartech, Kenneth Sutardja dan Direktur PT Tjokro Bersaudara, Kurniawan Eddy Kuncoro alias Yudi Tjokro.

Wisnu Kuncoro disebut oleh tim Jaksa penuntut umum pada KPK, menerima uang suap tersebut melalui perantara bernama Karunia Alexander Muskitta. Padahal, sebagai penyelenggara negara, Wisnu dilarang menerima apapun dari pihak manapun.

"Padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan untuk menggerakkan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya," ujar Jaksa M Asri Irwan saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019).

 Baca juga: 2 Tersangka Kasus Suap PT Krakatau Steel Segera Diseret ke Meja Hijau

Menurut Jaksa, Alexander Muskitta merupakan orang yang berperan penting dalam menawarkan produk perusahaan Kenneth dan Tjokro ke PT Krakatau Steel. Dalam persidangan, diketahui bahwa Alex sejak lama memang memiliki hubungan baik dengan sejumlah pejabat di PT Krakatau Steel.

Dibeberkan Jaksa, Wisnu menerima uang Rp5,5 juta dan Rp50 juta dari Yudi Tjokro lewat perantara Alexander Muskitta. Berikutnya, ia juga menerima dari Kenneth sejumlah Rp1,26 juta, US$4 ribu dan Rp45 juta.

Pemberian uang dari Kenneth, kata Jaksa, agar Wisnu menyetujui pengadaan dua unit boiler berkapasitas 35 ton dengan nilai proyek Rp24 miliar di PT Krakatau Steel.

Sementara pemberian uang dari Yudi Tjokro, dimaksudkan agar Wisnu menyetujui pengadaan pembuatan dan pemasangan dua Spare Bucket Wheel Stacker dan Harbors Stockyard senilai Rp13 miliar.

 Baca juga: GM Blast Furnace Complex PT Krakatau Steel Diperiksa KPK

Dalam perkara yang sama, Karunia Alexander Muskitta didakwa penuntut umum telah menerima suap bersama-sama dengan Wisnu Kuncoro. Alexander Muskitta disebut dalam dakwaan berperan sebagai perantara Eddy dan Kenneth dalam upaya mendapatkan proyek di PT Krakatau Steel.

Atas perbuatannya, Wisnu Kuncoro dan Alexander Muskitta didakwa melanggar Pasal 12 huruf a Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini