nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usut Suap Impor Bawang, KPK Geledah Kantor PT Pertani dan 4 Lokasi Lainnya

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 14 Agustus 2019 19:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 14 337 2091965 usut-suap-impor-bawang-kpk-geledah-kantor-pt-pertani-dan-4-lokasi-lainnya-acPO0w6xvp.jpg Juru Bicara KPK Febri Diansyah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sebanyak dua tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah lima lokasi di daerah Jakarta, Bogor, dan Bandung terkait kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019. Penggeledahan dilakukan pada hari ini, Rabu (14/8/2019). 

Tim menggeledah dua lokasi di Jakarta, yakni di Kantor PT Pertani (Persero) dan tempat tinggal seorang ‎saksi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Sedangkan di Bogor, tim menggeledah rumah tersangka Elvianto di Kota Wisata Florence, Ciangsanan Gunung Putri.

Baca Juga: KPK Sita Dokumen Impor Bawang Hasil Geledah Ruang Kerja Nyoman Dharmanta di DPR

Dua lokasi lainnya yang digeledah berada di Bandung. Yakni, ‎rumah seorang di Katapang Indah Residence, dan kediaman tersangka Doddy Wahyudi di daerah Cipahit, Bandung Wetan.

"Setelah melakukan serangkaian penggeledahan di 11 lokasi sejak Jumat, 9 Agustus 2019, hari ini, dua tim secara paralel ditugaskan di Jakarta dan Bandung untuk lakukan penggeledahan di lima lokasi tersebut," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019).

Ilustrasi

Tim menyita ‎sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kasus ini. Sejumlah barang bukti tersebut yakni dokumen terkait pengurusan impor bawang putih serta barang bukti elektronik.

"Dari lokasi tersebut KPK lakukan penyitaan sejumlah dokumen terkait pengurusan impor bawang putih dan barang bukti elektronik," ujarnya.

Baca Juga: KPK Segel Sejumlah Ruangan di Kementan dan Kemendag Terkait Suap Impor Bawang Putih

Sebelumnya, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019. Keenamnya yakni, ‎anggota Komisi VI DPR Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), I Nyoman Dhamantra, orang kepercayaan I Nyoman, Mirawati Basri, serta empat pihak swasta, Afung, Doddy Wahyudi, Zulfikar, dan Elviyanto.

‎I Nyoman diduga telah menerima suap Rp2 miliar dari total komitmen fee sebesar Rp39,6 miliar untuk pengurusan izin impor 20.000 ton bawang putih yang akan masuk ke Indonesia. Suap tersebut berasal dari pengusaha Chandry Suanda.

Pemulusan suap untuk pengurusan bawang putih tersebut dibantu oleh Doddy Wahyudi, Zulfikar, Elviyanto, dan Mirawati. Keempatnya mempunyai peran masing-masing dalam memuluskan izin impor bawang putih ke Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini