nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bowo Sidik Pakai Uang Suap Rp300 Juta dari Bos AIS untuk Nyaleg

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 14 Agustus 2019 13:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 14 337 2091759 bowo-sidik-pakai-uang-suap-rp300-juta-dari-bos-ais-untuk-nyaleg-wM557puOvd.JPG Bowo Sidik Pangarso (Arie DS/Okezone)

JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Golkar non-aktif, Bowo Sidik Pangarso didakwa oleh tim Jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima suap Rp300 juta. Uang tersebut berasal dari Direktur Utama (Dirut) PT Ardila Insan Sejahtera (AIS), Lamidi Jimat.

Uang suap tersebut diterima Bowo secara bertahap. Awalnya, Bowo menerima Rp50 juta dari Lamidi Jimat karena PT Ardila Insan Sejahtera (AIS) telah mendapatkan proyek BBM untuk kapal-kapal PT Djakarta Lloyd. Proyek tersebut didapatkan PT AIS berkat bantuan dari Bowo Pangarso.

Uang suap dari Lamidi Jimat tersebut diduga digunakan Bowo Sidik Pangarso untuk kepentingannya mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dapil Jawa Tengah (Jateng) 2.

"Terdakwa menggunakan uang pemberian Lamidi Jimat tersebut untuk kepentingan pencalegan di dapil Jawa Tengah 2," kata Jaksa KPK, Kiki Ahmad Yani saat membacakan surat dakwaan Bowo Sidik Pangarso di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019).Hasil OTT Bowo Sidik

KPK merilis hasil OTT kasus suap Bowo Sidik Pangarso (Okezone)

Bowo Sidik Pangarso kembali menerima uang Rp20 juta dari Lamidi Jimat setelah PT AIS beberapa kali mendapatkan proyek penyediaan BBM untuk kapal-kapal PT Djakarta Lloyd. Uang Rp20 juta tersebut juga kembali digunakan Bowo untuk kepentingan pencalegannya.

"Terdakwa menerima sejumlah uang Rp20 juta dari Lamidi Jimat dengan cara ditransfer ke rekening atas nama Rini Setyowati Abadi, ujar Kiki.

Rini Setyowati adalah pemilik rumah yang disewa Bowo Sidik untuk posko pemenangan dirinya di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Baca juga: Bowo Sidik Pangarso Didakwa Terima Suap USD163 Ribu & R‎p311 Juta

Menurut jaksa, duit Rp20 juta tersebut digunakan Bowo Sidik sebagai uang muka pembuatan kaus kampanye dirinya.sidang bowo sidik

Sidang kasus Bowo Sidik Pangarso (Arie/Okezone)

Selanjutnya, Lamidi Jimat kembali mentransfer uang Rp80 juta ke rekening Rini Setyowati untuk melunasi pembayaran sewa tempat untuk posko pemenangan Bowo Pangarso di Demak. Terakhir, Bowo menerima secara langsung Rp100‎ juta dari Lamidi Jimat di Kompleks DPR RI.

Baca juga: Jaksa KPK Tolak Penyuap Bowo Sidik Jadi Justice Collaborator

"Saat itu, Lamidi Jimat juga menyerahkan daftar perhitungan pembayaran invoice penyediaan BBM PT AIS ke PT Djakarta ‎Lloyd dan rincian uang yang sudah diterima terdakwa," ucapnya.

Selain dari Lamidi Jimat, Bowo juga didakwa telah menerima suap sebesar 163.733 dolar Amerika Serikat dan Rp311 juta. Uang tersebut berasal dari Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK), Taufik Agustono dan anak buahnya, Asty Winasty.

‎Uang suap tersebut diterima Bowo Pangarso karena disinyalir ‎telah membantu PT Humpuss Transportasi Kimia mendapatkan kerjasama pekerjaan sewa kapal untuk pengangkutan dari PT PILOG.

Atas perbuatannya tersebut, Bowo didakwa melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Nomor 20 Tahun 2001 tentang‎ pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 ‎Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.‎

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini