nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bowo Sidik Pangarso Didakwa Terima Suap USD163 Ribu & R‎p311 Juta

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 14 Agustus 2019 10:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 14 337 2091683 bowo-sidik-pangarso-didakwa-terima-suap-usd163-ribu-r-8206-p311-juta-xFurAQKgWa.JPG Bowo Sidik Pangarso (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)

JAKARTA - Anggota komisi VI DPR RI fraksi Golkar nonaktif, Bowo Sidik Pangarso didakwa menerima suap sebesar USD163.733 dan Rp311 juta. Uang tersebut berasal dari Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK), Taufik Agustono dan anak buahnya yang merupakan Manager Marketing PT HTK, Asty Winasty.

Demikian diungkapkan Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kiki Ahmad Yani saat membacakan surat dakwaan untuk Bowo Sidik Pangarso di Pengadilan Tindak Pidana (Tipikor), Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019).

"Telah melakukan atau turut serta melakukan beberapa perbuatan yang ada hubungan sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai perbuatan berlanjut sebagai pegawai negeri atau penyelenggara negara," kata Jaksa KPK, Kiki Ahmad Yani.

Kata Jaksa Kiki, uang sebesar USD163.733 dan Rp311 juta tersebut diterima secara langsung oleh Bowo‎ Pangarso atau melalui orang kepercayaannya, M Indung Adriani. Padahal, dalam Undang-undang, penyelenggara negara dilarang untuk menerima apapun dari pihak manapun.

"Padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah tersebut diberikan sebagai akibat atau disebabkan karena telah melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabata‎nnya," ucap jaksa.

Bowo Sidik Pangarso

Bowo diduga menerima uang suap tersebut ‎untuk membantu PT Humpuss Transportasi Kimia mendapatkan kerjasama pengerjaan sewa kapal untuk pengangkutan dari PT PILOG. Sebab, kontrak kerjasama antara PT HTK dan PT PILOG telah diputus atau berhenti.

Atas perbuatannya tersebut, Bowo didakwa melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah dirubah dengan Nomor 20 Tahun 2001 tentang‎ pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 ‎juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini